by

Pandemi Covid-19 Disebut Hanya Bisa Berakhir Setelah Adanya Vaksin

Kepala Departemen Epidemiologi FKM UI, Tri Yunis Miko Wahyono, memastikan puncak dari pandemi Covid-19 belum terjadi di Indonesia.

Miko mengatakan, kasus Covid-19 masih akan terus bertambah lantaran dilonggarkannya aktivitas warga di luar rumah. Kata dia, pademi Covid-19 hanya akan berakhir jika telah ditemukannya vaksin Covid-19.

“Sampai vaksin di Indonesia ada, katanya dengan vaksin dari Sinovac yang bekerjasama dengan Bio Farma ini akan menghasilkan vaksin pada Juli sampai Agustus. Masih satu tahun lagi,” kata Miko, Senin (3/8/2020).

Miko berharap, pemerintah daerah tak melakukan kebijakan new normal atau kenormalan baru di zona merah. Pasalnya, hal itu akan membuat korban terpapar corona semakin bertambah.

Ia juga meminta pemerintah mengevaluasi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan dalam penangulangan pandemi corona.

Menurut dia, PSBB harus jelas dengan melakukan pembatasan sosial mulai tingkat provinsi atau hanya pada tingkat Rukun Tetangga (RT) saja.

“Menurut saya harusnya semua mengevaluasi PSBB-nya. Dan mengaplikasikan zona merah pada tingkat RT, RW atau kelurahan saja,” tuturnya.

Pemda, lanjut dia, harus terlebih melakukan perhitungan dampak menerapkan PSBB. Namun, kata dia, setelah diputuskan PSBB maka aturan tersebut harus benar-benar diterapkan guna mengendalikan laju penyebaran virusnya.

“Jadi kalau ada pusat bisnis di zona merah dan itu bisa melakukan protokol kesehatan yang lebih ketat bukan hanya pakai masker, bukan hanya pakai jaga jarak, bukan hanya cuci tangan pakai sabun, itu harus lebih. Bisa pakai face shild, pakai tirai, dan seperti di restoran pakai tirai. Tapi harus lebih, kalau tidak lebih akan terjadi penularan juga,” tutur Miko. *

(sumber: okezone.com)

News Feed