by

Diperintah Langsung Tutup, 3 Gelper di Karimun Minta Dispensasi

KARIMUN (HK)-Bupati Karimun, Aunur Rafiq menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menutup sementara gelanggang permainan (Gelper) di tiga lokasi di Tanjungbalai Karimun, Sabtu (1/8/2020) sekitar pukul 21.00 WIB. Penutupan gelper tersebut ikut melibatkan TNI-Polri.

Tiga Gelper yang ditutup sementara itu, adalah Gelper yang berada di Minimarket Oriental, Gelper di Hotel Wiko dan Gelper di Hotel Satria. Penutupan sementara itu, untuk mencegah penularan covid-19 akibat ditemukannya 2 kasus positif corona di Tanjungbatu, Kundur.

“Bupati Karimun secara lisan meminta kami untuk menutup sementara tiga lokasi gelanggang permainan yang ada di Karimun, tujuannya untuk mencegah penyebaran virus corona yang dalam beberapa ini memunculkan kasus baru,” ujar Kepala Satpol PP Karimun, Tejaria usai operasi di kantornya.

Tejaria mengatakan, meski tim dari Satpol PP dibantu aparat TNI-Polri sudah turun untuk meminta penghentian sementara 3 lokasi Gelper di Karimun, namun pihak pengelola tidak langsung menghentikan. Mereka meminta meminta waktu hingga pukul 03.00 WIB dinihari. Pengelola berjanji mulai Minggu ini mereka akan berhenti beroperasi sementara waktu dulu.

“Pengelola minta dispensasi hingga pukul 3 dinihari. Kami hanya memberitahukan secara lisan, kemungkinan Pak Bupati Karimun akan mengeluarkan surat edaran terkait penghentian lokasi Gelper ataupun tempat hiburan malam di Karimun pada Senin besok,” jelasnya.

Tejaria menyebut, pihaknya akan kembali turun ke 3 lokasi gelanggang permainan tersebut guna mengecek komitmen dari pengelola untuk menutup lokasi mereka sesuai dengan janji yang disampaikan saat aksi sebelumnya.

“Perintah dari Pak Bupati saat ini, diminta tutup gelanggang permainan dulu, sedangkan untuk fasilitas hotel tidak dulu, karena ada aturannya tersendiri. Sebab, untuk gelanggang permainan ini aturan protokol kesehatan terkait covid-19 ini tidak jalan sama sekali,” pungkas Tejaria.

Siangnya, di kantor DPD Partai Golkar Karimun, Bupati Karimun Aunur Rafiq meminta kepada Satpol PP untuk menutup sementara waktu tempat hiburan malam di Karimun, menyusul ditemukannya kasus positif covid-19 yang di Kundur.

“Kita meminta kepada Satpol PP untuk menutup sementara waktu dulu, tempat hiburan malam yang ada di Karimun, mengingat aturan protokol kesehatan mulai longgar dilakukan oleh masyarakat,” ujar Aunur Rafiq. (ham)

News Feed