by

KPPAD Kepri Terima Aduan 76 Kasus Anak, Ini Klasternya

Batam (HK) – Ketua KPPAD Provinsi Kepri, Erry Syahrial, membeberkan permasalahan dan kasus anak yang ada di Provinsi Kepri dari awal tahun sampai saat ini hingga bisa menjadi perhatian bagi berbagai pihak agar lebih peduli lagi dengan anak.

Sejak Januari hingga Juli 2020, KPPAD Provinsi Kepri telah menerima pengaduan dari masyarakat sebanyak 76 kasus anak.

“Kasus anak tersebut terjadi pada berbagai klaster kasus anak dengan perincian kekerasan pada anak 12 kasus, pencabulan 9 kasus, bullying 3 kasus, hak asuh 25 kasus,” ungkap Erry, Kamis (30/7/2020).

Selain itu, diklaster hak pendidikan ada 8 kasus, penelantaran 5 kasus, eksploitasi 4 kasus, pencurian 7 kasus, trafiking 3 kasus, kenakalan 3 kasus, dan pornografi 1 kasus,” bebernya.

Menurutnya, jumlah ini baru satu kasus, belum lagi jumlah anak yang terlibat dalam kasus tersebut, angkanya jauh lebih tinggi Biasanya untuk satu kasus anak, menimpa pada beberapa korban anak lainnya.

“Contohnya, meski hanya menerima satu kasus pornografi, namun jumlah anak yang menjadi korban dalam kasus ini mencapai 8 anak atau pelajar yang jadi korban demikian juga kasus lainnya,” sebut Erry.

Dikatakannya, ada beberapa kasus yang menonjol yakni, diantaranya kasus-kasus kekerasan pada anak, pencabulan, penelantaran dan eksploitasi pada anak.

“Namun ada yang paling tinggi adalah permasalahan hak asuh orangtua terkait dengan perceraian yang banyak terjadi sehingga hak asuh anak jadi rebutan masing-masing orangtua,” pungkasnya. (bob)

News Feed