by

Kadinkes: Warga Kundur yang Pernah Kontak Erat dengan Kapolsek Diminta Periksa Kesehatan

KARIMUN (HK)-Tim Satgas Kesehatan Karimun bergerak cepat melakukan tracing (pelacakan) terhadap warga Kundur yang pernah melakukan kontak erat dengan Kapolsek Kundur, Kompol Endi Endarto. Dari hasil pelacakan itu, tim menemukan 46 warga dan melakukan rapid test. Hasilnya, 2 orang dinyatakan reaktif.

“Dari hasil tracing, kami telah melakukan rapid test kepada 46 warga, yang reaktif 2 orang,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi di Tanjungbalai Karimun, Kamis (30/7/2020).

Dua orang reaktif yang dimaksud Rachmadi adalah pertama pasien laki-laki berusia 51 tahun yang memiliki kedekatan dengan Kapolsek Kundur, yang bersangkutan bertugas dalam bidang jurnalistik. Kedua adalah salah seorang camat di wilayah Pulau Kundur. Keduanya, saat ini sudah dirawat di ruang isolasi RSUD M Sani.

Kata Rachmadi, dari 46 orang yang dilakukan tracing tersebut adalah anggota Polri yang bertugas di Kundur. Kemudian, pejabat hingga masyarakat Kundur yang pernah kontak dengan Kapolsek Kundur.

“Sasaran tracing kami baru anggota kepolisian, pejabat dan masyarakat yang diduga pernah melakukan kontak dengan Kapolsek Kundur,” jelas Rachmadi.

Pihaknya belum melakukan tracing di wilayah pelabuhan dan kedai kopi yang biasanya menjadi tempat duduk Kapolsek Kundur selama ini.

Rachmadi mengimbau kepada masyarakat Kundur, bagi yang pernah melakukan kontak erat dengan Kapolsek Kundur minimal sejak 12 Juli atau bahkan sejak awal Juli 2020 silakan memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas. Sebab, kapan Kapolsek Kundur mulai terjangkit covid-19 belum diketahui secara pasti.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, bagi pernah melakukan kontak dengan Kapolsek Kundur, silakan untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan di Puskesmas. Intinya, periksakan dulu kesehatan. Kalau soal rapid test nanti tergantung petugas kesehatan yang ada di Puskesmas,” tegasnya.

Dirinya juga meminta masyarakat Kundur untuk tidak panik dan takut dengan munculnya kasus ini. Namun, Rachmadi lebih menekankan agar masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk selalu menjaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan.

“Takut yang berlebihan itu tidak perlu, tapi waspada sangat penting. Saya hanya meminta masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan seperti selalu gunakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir,” pungkasnya. (ham)

News Feed