by

DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Pidato Nota Keuangan Bupati

Natuna (HK) – DPRD Natuna menggelar paripurna dengan agenda penyampaian nota keuangan Bupati Natuna atas Rancangan Anggaran Pembangunan dan Belanja Daerah Perubahan ( APBD-P), Jumat (27/7). Pada moment ini APBD Natuna dinyatakan berubah.

Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Natuna, Andes Putra. didampingi Wakil Ketua I DPRD, Daeng Ganda Rahmatullah dan Wakil Ketua II DPRD Natuna, Jarmin Sidiq. Hadir juha seluruh FKPD, OPD, tokoh masyarakat dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Hamid menyampaikan APBD-P dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi dan akuntabilitas penggunaan anggaran, sehingga seluruh proses pelaksanaan roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik dan optimal.

Selain itu Hamid juga menjelaskan bahwa substansi dalam Perubahan APBD Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2020 ini didasarkan pada perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran, keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja, keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya harus digunakan dalam tahun berjalan.

Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan hasil Audit BPK atas laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2020, keadaan darurat mendesak dan keadaan luar biasa.

Adapun APBD-P Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2020 terdiri dari perubahan pendapatan pada Tahun Anggaran 2020. Pada APBD Murni pendapatan dianggarkan sebesar Rp. 1.217 triliun berubah menjadi Rp. 1,049 triliun.

Perubahan ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah pada perubahan APBD dialokasikan sebesar Rp70,23 miliar, Dana Perimbangan dialokasikan sebesar Rp 811,039 miliar, Bagi Hasil Pajak dan Bagi Hasil bukan pajak serta lain-lain pendapatan yang sah dianggarkan sebesar Rp168,63 miliar.

“Terjadi pengurangan pendapatan sekitar Rp. 100 miliar,” Hamid.

Selanjutnya perubahan belanja juga terjadi pengurangan. Pada tahun APBD 2020 dianggarkan sebesar Rp. 1,350 triliun berubah menjadi Rp. 1,208 triliun. Berkurang Rp142,64 miliar.

Sedangkan dar sisi pembiayaan disebutkan APBD Kabupaten Natuna tahun anggaran 2020 terdiri dari penerimaan pembiayaan yakni dari Sisa Lebih Perhitungan (SiLPA) setelah dilakukan audit oleh BPK terhadap laporan keuangan tahun anggaran 2019 sebesar Rp153, 38 miliar, dan Rp5,26 miliar adalah pengembalian dari dana bergulir pemerintah daerah.

Ketua DPRD Natuna, Andes Putra menyampaikan, setelah menerima RAPBDP dan penyampaian pidato nota keuangan daerah tersebut, pihkanya akan segera menggodok tahapan-tahapan berikutnya.

“Terima kasih, ini akan segera dibahas untuk mendapat persetujuan dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,” ujar Andes menutup paripurna. (fat)

News Feed