by

BIT, Pusat Data yang Terintegrasi ke Seluruh Dunia

Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan berbagai upaya guna memicu pertumbuhan ekonomi di Kota Batam melalui layanan BP Batam Information Technology (BIT).

Seperti diketahui, BIT merupakan bentuk pengusahaan layanan IT yang disediakan oleh BP Batam bagi Masyarakat dan instansi pemerintah maupun swasta.

Kepala Kantor Pengelola Data Sistim Informasi (PDSI) BP Batam, Sylvia Janette Malaihollo, mengatakan, selama ini banyak masyarakat tidak mengetahui bahwa BP Batam memiliki pusat data yang terintegrasi ke seluruh Indonesia hingga Dunia.

“Selama ini masyarakat memandang fasilitas IT Center Batam melayani pembuatan server, website, serta aplikasi. Kini BP Batam meluncurkan BIT BP Batam sebagi pusat teknologi informasi,” ungkap Sylvia.

Layanan BIT ini terbagi atas dua layanan, yakni Data Centre dan Training Centre. Sementara layanan Data Centre ini terbagi atas 4 layanan utama yakni, Collocation, Virtual Private Server, Manager Services dan IT Solution.

Ruang Data Centre BP Batam. (haluankepri.com)

“Di Layanan Collocation ini, para tenant dapat menikmati berbagai fasilitas yang sudah disediakan,” jelas Sylvia.

Demi keamanan data server, para tenant dapat menyewa rack server untuk menempatkan server dan peralatan mereka di ruang data center dengan aman dan harga kompetitif baik swasta maupun pemerintahan.

Untuk swasta, harga sewa rack server ini hanya dibandrol Rp 8 juta per rack. Sementara harga sewa rak server untuk instansi pemerintah mendapatkan diskon 32 persen dengan harga Rp5,3 juta.

Untuk Fasilitas-fasilitas yang didapat melalui layanan Collocation ini, para tenant akan mendapatkan ruangan server yang telah dilengkapi dengan sensor monitoring guna menjaga server-server tetap terjaga kondisinya.

Tak hanya itu, tenant juga bakal memegang kendali sepenuhnya atas server fisik, peralatan, sistem dan peralatan mereka.

Selain itu, ruang data center dipastikan sangat aman yang dilengkapi dengan dukungan tenaga listrik, jaringan, pendingin udara, keamanan dan sistem pemadam api.

Kedua, jelas Sylvia melalui layanan Virtual Private Server, BP Batam menyediakan fisik Server yang dapat dibagi secara virtual untuk keperluan Tenant dengan sumber daya komputasi meliputi server, jaringan, storage dan ruangan data center.

“Sehingga, tenant tidak perlu lagi membeli server fisik untuk pemanfaatan IT di organisasinya. Dengan VPS mereka seakan telah memiliki server pribadi yang ditempatkan di data center BP Batam,” ucap Sylvia.

Lanjutnya, yang Ketiga adalah Managed Services. Tenant yang menggunakan jasa layanan ini akan mendapatkan layanan IT support dari tenaga ahli profesional yang teleh memiliki sertifikasi internasional.

“Terakhir, IT Solution yang menyediakan layanan konsultasi bagi perusahaan atau instansi yang membutuhkan penerapan TIK dan bisnis prosesnya,” pungkasnya. (hkc/adv)

News Feed