by

Kamera Digital Sony ZV-1, Merekam Video Kasual dengan Lebih Andal

JAKARTA (HK)- Melalui virtual meeting, Sony Electronics resmi meluncurkan kamera pocket digital ZV-1 di Indonesia. Kamera pocket ini dikhususkan bagi pengguna yang senang merekam video kasual, tanpa melalui proses pengeditan dan berdurasi mulai dari 10-30 detik.

President Director PT Sony Indonesia Kazuteru Makiyama, menyebutkan dalam lima tahun terakhir, online video telah menunjukkan perkembangan pesat dan menjadi sebuah tren baru. Tren ini diminati oleh generasi Z dan milenial yang berusia 20 sampai 30 tahun, dan kebanyakan video direkam melalui smartphone.

Menariknya, banyak juga yang mulai tertarik untuk beralih ke kamera di masa akan datang. Dan inilah kesempatan bagi Sony Indonesia untuk memperkenalkan kamera digital ZV-1.

Kamera ini dirancang untuk pengambilan video kasual bagi pengguna yang senang merekam momen sehari-hari dan membagikannya di media sosial.

Memiliki bodi yang ringan dan ringkas, kamera ZV-1 menawarkan latar belakang bokeh yang dilengkapi dengan sensor gambar Exmor RS CMOS tipe 1.0 ditumpu dengan chip DRAM dan lensa large aperture 24-70mm bukaan f/1.8-2.8 ZEISS Vario-Sonnar T.

Selain memungkinkan pemfokusan pada subjek agar lebih terlihat dibandingkan latar belakang, kamera ini pun memiliki sistem autofocus dari Sony yang dapat mengunci dan melacak subjek dengan akurasi serta kecepatan tinggi.

Gambar yang dihasilkan juga berkualitas berkat prosesor gambar generasi terbaru BIONZ X dengan LSI front-end, sehingga memberikan resolusi tinggi dan noise rendah.

ZV-1 merupakan kamera compact pertama Sony yang dibekali layar LCD Vari-angle bukaan samping, sehingga dapat memberikan kenyamana bagi pengguna dalam melakukan penyusunan foto dengan tampilan smartphone-friendly.

Kamera ini juga dilengkapi stabilisasi gambar dan kemampuan untuk pembuatan film level pro karena adanya perekaman film dengan resolusi 4K. Kamera pocket Sony ZV-1 dapat dipesan melalui sistem pre-order mulai 23 Juli hingga 9 Agustus dengan harga Rp 9,999 juta. [*]

 

 

 

sumber:suara

News Feed