by

Resahkan Warga, Polisi Gadungan Ditembak Polisi

BATAM (HK) – Pria nekat yang mengaku anggota Polri, WR (27) akhirnya dihadiahi timah panas, setelah aksinya yang kerap meresahkan masyarakat berhasil diendus Opsnal Reskrim Polresta Barelang pada Selasa (21/7/2020) kemarin.

Kasubbag Humas Polresta Barelang, AKP Betty Novia mengatakan, aksi kejahatan WR berakhir di pintu 2 Bida Ayu, Seibeduk saat korban, Nur Huda Yanti (18) bersama rekannya UL tengah mengendarai motornya.

“Saat diperjalanan persisnya di depan pesantren Hafis Alquran, tiba-tiba dari arah samping korban dihentikan oleh WR yang mengaku sebagai Anggota Polri lantaran tidak menggunakan helm” kata Betty.

Selanjutnya, korban dibawa oleh tersangka kepintu 2 Bida Ayu dengan mengiringmya dari arah belakang. Setiba di pintu 2 Bida Ayu lalu pelaku meminjam Hp pelapor satu unit Hp Merk Vivo dengan alasan untuk menyambung data GPS.

“Setelah Hp diserahkan, lalu pelaku menyuruh korban dan saksi menunggu sekitar 5 menit tetapi. Bukannya dikembalikan, ternyata pelaku pergi meninggalkan korban dan saksi,” kata Betty.

Tak terima atas kejadian itu, akhirnya korban bersama rekannya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batam Kota.

Dari banyaknya laporan masyarkat Unit Reskrim Polresta Barelang di bawah Pimpinan Kasat Reskrim langsung melakukan penyelidikan di lapangan bahwa benar telah terjadi Tindak Pidana Penipuan Dan Pencurian, Selasa 21 Juli 2020 Pukul 17.00 Wib.

“Beruntung, berdasarkan informasi dari masyarakat pelaku tengah berada di Pinggir Jalan Simpang Bengkong Sadai, dengan gerak cepat sekira pukul 19.42 Wib akhirnya pelaku berhasil di amanakan,” ungkap Betty.

Ketika pelaku menunjukkan tempat pembuangan barang bukti yang berada di Wilayah Hukum Polsek Batam Kota Pelaku memberikan perlawanan dan mencoba melarikan diri,

“Sehingga petugas memberikan peringatan sebanyak 3 kali akan tetapi tidak di indahkan bahkan tetap mencoba melarikan diri. Petugas memberikan tindakan tegas dan terarah terhadap pelaku selanjutnya dibawa ke MaPolresta Barelang,” ucap Betty

Adapun barang bukti yang di amankan 14 Belas Unit Handphone dengan merk yang berbeda, 1 satu unit Motor Beat milik pelaku, satu buah celana dinas PNS, satu pasang sepatu PDL warna hitam.

Atas perbuatannya, palaku dikenakan Pasal 378 atau 362 KUHP dengan ancaman Hukuman pidana penjara maksimal 6 Tahun. (bob)

News Feed