by

Pemko Batam Harus Tegas Setop Penambahan Gerai Alfamart

BATAM (HK) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam harus tegas untuk setop penambahan gerai Alfamart maupun Indomaret di Kota Batam, yakni harus turun kelapangan dan segera lakukan cek semua gerai Alfamart dan Indomaret yang ada di Kota Batam.

Hal tersebut disampaikan ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiayanto kepada haluankepri.com, Rabu (22/7/2020) menyikapi adanya penambahan gerai Alfamart di Kavling Senjulung RT 003/RW 011 Kavling Senjulung, Kabil, Nongsa yang kini menuai polemik di warga setempat.

Dikatakan Budi, selain itu pendirian gerai Alfamart maupun Indomaret itu juga harus ada aturannya dan jaraknya, tidak boleh sampai masuk keperumahan atau permukiman warga, karena itu akan mematikan Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Seharusnya Alfamar dan Indomaret itu harus membantu para pelaku UKM, tapi yang terjadi dilapangan hanya mematikan UKM, oleh karena itu Pemko Batam diminta untuk tidak lagi mengeluarkan izin untuk penambahan gerai Alfamart dan Indomaret di Kota Batam.

“Pemerintah harus bijaksana dan jangan hanya sepihak saja, masalah keberadaan Alfamart dan Indomaret itu sudah dari dulu masyarakat berteriak, tapi Pemko Batam juga tidak konsisten, kalau anggota dewan tidak ada wewenangnya, esekusinya ada di pemerintah,” ujar Budi.

Ditegaskanya, kalau memang BPM-PTSP Kota Batam tidak ada lagi mengeluarkan izin penambahan gerai Alfamart dan Indomaret sejak 2019 dan 2020 ini maka agar segera menghentikan proses renovasi penambahan gerai Alfamart di Kavling Senjulung Kabil yang sedang berjalan saat ini.

“Kalau sudah ada laporan seperti ini dari masyarakat maka BPM-PTSP Kota Batam harus segera lakukan sidak dan tutup, jangan ada pembiaran merajalelanya Alfamart dan Indomaret sampai kepelosok-pelosok,” pungkasnya.

Menurutnya, BPM-PTSP Kota Batam dalam memberikan izin usaha itu tidak hanya melihat persayaratan secara tertulis saja, namun juga harus diperhatikan kepantasan dan kelayakannya, yakni kalau tidak akan mensejahterahkan masyarakat maka jangan diberikan izinnya.

“Nanti kami juga akan panggil lagi kepala Dinas BPM-PTSP Kota Batam terkait masalah ini, sebab ini kuncinya ada dipemerintah, pemerintah serius atau tidak memikirkan roda perekonomian dan usaha masyarakat bawah,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, hingga Desember 2019 lalu gerai Alfamart dan Indomaret yang menjamur di Kota Batam sudah berjumlah sebanyak 361 gerai, yakni Alfamart 167 gerai dan Indomaret 194 gerai. (dam)

News Feed