by

PDP di Karimun Kembali Nol, Ini Hasil Swab 6 Pasien Terakhir

KARIMUN (HK)-Hasil tes polymerase chain reaction (PCR) atau tes swab 6 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Karimun dari Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Batam sudah keluar. Hasilnya, keenam PDP tersebut dinyatakan negatif covid-19.

“Hasil tes PCR 6 PDP yang dirawat di rumah sakit sudah keluar dengan nasil negatif,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi melalui pesan WhatsApp yang diterima haluankepri.com, Rabu (22/7/2020).

Kata Rachmadi, dengan keluarnya hasil tes PCR tersebut, maka saat ini PDP di Karimun sudah kembali menjadi nol. Artinya, dari 57 orang jumlah PDP di Karimun selama pandemi covid-19 ini, semuanya sudah selesai pengawasan di rumah sakit.

Keenam PDP yang negatif tersebut, tiga PDP sebelumnya adalah dua PDP dari Meral masing-masing perempuan berusia 41 tahun. Pasien tersebut mulai dirawat sejak 15 Juli 2020. Dia juga sudah menjalani rapid test dengan hasil reaktif.

Kemudian, pasien kedua yang dari Meral merupakan laki-laki berusia 27 tahun, dia mulai dirawat sejak 16 Juli 2020. Pasien ini juga menunjukkan hasil reaktif ketika dilakukan rapid test.

Sementara, pasien ketiga merupakan perempuan warga Kecamatan Karimun berusia 20 tahun. Pasien ini mulai menjalani perawatan di RSUD M Sani sejak 16 Juli 2020, dia juga sudah menjalani rapid test dengan hasil reaktif.

“Ketiganya merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG),” terang Rachmadi.

Selanjutnya, pasien keempat adalah laki-laki berusia 30 tahun berasal dari Jakarta. Dia memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta. Ketika dilakukan rapid test, hasilnya juga reaktif.

Pasien kelima adalah laki-laki berusia 30 tahun dan memiliki riwayat perjalanan yang sama dari Jakarta. Alamat pasien di Kecamatan Karimun. Pasien sudah melakukan rapid test tapi hasilnya non reaktif. Pasien ini memiliki gejala yang tidak spesifik. Dia duah mulai dirawat di RSUD M Sani sejak 17 Juli 2020.

Terakhir, pasien keenam adalah laki-laki berusia 52 tahun berasal dari Kecamatan Meral. Pasien ini juga sudah menjalani rapid test dengan hasil reaktif. Berbeda dengan dua pasien sebelumnya, pasien ini tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar Karimun. Dia mulai dirawat di rumah sakit sejak 18 Juli 2020. (ham)

News Feed