by

Jaga Kualitas Air, BP Batam Gencar Bersihkan Area Waduk Duriangkang

Guna menjaga kualitas air baku yang akan dikonsumsi oleh masyarakat, Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan pembersihan kawasan Waduk Duriangkang dari eceng gondok.

Pembersihan kawasan waduk Duriangkang itu gencar dilakukan secara manual maupun dengan menggunakan alat khusus bernama Berky with Harvester.

Diketahui, Waduk Duriangkang merupakan waduk terbesar di Batam dan mampu melayani 80 persen kebutuhan air masyarakat Kota Batam.

Manager Air Baku, Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Hadjad Widagdo mengatakan, dari 180 hektar area waduk Duriangkang yang diinventarisasi sejak awal, diketahui sudah 30 hektaran telah dibersihkan.

“Setiap harinya, tim telah bekerja melakukan pembersihan dikawasan Waduk Duriangkang ini mencapai 6.000 meter persegi,” jelas Hadjad belum lama ini.

Namun disamping itu, kata Hadjad pihaknya terkadang mendapati beberapa kendala saat operasi pembersihan kawasan waduk Duriangkang.

“Yakni adanya kayu dan lainnya yang sengaja ditancap para nelayan untuk penahan bubu ikan,” jelas Hadjad.

Mengingat itu, dia mengimbau kepada masyarakat khususnya para nelayan untuk tidak memasang berbagai alat penangkap ika di area Waduk Duriangkang yang akan mengganggu
kualitas air.

“Jika mengabaikannya, kita melalui institusi Direktorat pengamanan BP Batam akan melakukan penertiban,” tegasnya.

Kegiatan pembersihan area waduk Duriangkang bukan hanya semata membersihkan eceng gondok, namun juga untuk menjaga kelestarian lingkungan di sekitarnya.

“Hal ini juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat. Mari kita menjaga dan melestarikan lingkungan waduk untuk kesejahteraan kita bersama,” ajaknya. (hkc/dv)

News Feed