by

Protokol Kesehatan Tak Maksimal, Disperindag Batam Sidak Pasar Fanindo

Batuaji (HK) – Pasca adanya dua orang positif covid-19 melalui interaksi di pasar tradisional Jodoh, membuat tim Disperindag kota Batam sidak pasar Fanindo, Batuaji.

Pantauan di pasar tradisional Fanindo, tim Disperindag pun langsung meninjau satu persatu pedagang. Tim pun tak segan-segan menegur pedagang atau pengunjung jika tak memakai maskernya.

Tak hanya itu, pengelola pasar yang didampingi tim Disperindag juga menegur pedagang jika tak menurunkan dinding plastik yang dibuat oleh pengelola tersebut.

Disana juga tim tersebut memberikan imbauan melalui pengeras suara agar sama-sama memerangi penyebaran covid-19 ini dengan cara tetap jaga jarak, pakai masker dan gunakan dinding plastik.

“Ini hanya pengawasan penegakan protokol kesehatan di pasar-pasar tradisional umumnya pasar Fanindo ini, apakah protokol kesehatan itu dilaksanakan secara baik dan konsisten,” ungkap Zulkarnain, Kabid Pasar Disperindag kota Batam saat ditemui di pasar tradisional Fanindo, Senin (20/7/20) siang.

“Kegiatan ini hanya memastikan saja agar jangan sampai merebak dan terjadi klaster-klaster baru di pasar modern. Ini harus dicegah sedini mungkin, bersama dengan menerapkan protokol kesehatan secara baik,” imbuhnya.

Memang, lanjutnya, pengelola sudah menyediakan alat mencuci tangan di pintu masuk dan memberi jarak ditempat makan dengan memberi tanda silang tapi belum memadai setelah ditinjau.

Bahkan disela-sela peninjauan, Kabid Pasar Disperindag kota Batam tersebut menyatakan jangan melayani pembeli atau pengunjung jika tak memakai masker dan jaga jarak.

“Jangan takut menegur pembeli jika tak menggunakan maskernya. Karna penerapan protokol kesehatan di pasar ini belum maksimal. Maka dari itu, kita akan awasi terus,” tegasnya kepada pedagang di pasar Fanindo.

Zulkarnain pun meminta agar terus menerapkan protokol kesehatan sesuai imbauan Pemerintah. Penyediaan sarana cuci tangan / hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh, jaga jarak serta wajib pakai masker telah diterapkan dengan baik.

“Poster-poster berisi imbauan untuk mengikuti protokol kesehatan sudah dipasang di semua tempat strategis. Begitu juga imbauan melalui pengeras suara dilaksanakan secara berkala,” ungkapnya lagi.

Ia juga berharap pengelola harus menyediakan cuci tangan di pintu masuk dan keluar Karna belum memadai pasalnya hanya satu, serta membentuk tim satgas dan harus kontrol tiap saat.

Kemudian, tim meminta pasar, baik pemilik counter dan para pengunjung benar-benar menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat dan berkesinambungan. (ded)

News Feed