by

Pasar tak Terapkan Protokol Kesehatan Akan Ditutup

BATAM (HK) – Ditengah Pandemi covid-19, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam tak segan-segan akan menutup pasar jika tidak menerapkan standar protokol kesehatan.

“Kita tak pernah menginstruksikan pasar tradisional untuk tutup, tapi kalau tak mengikuti standar protokol kesehatan apalagi kasus banyak ditemukan, terpaksa akan kita tutup,” ujar Zulkarnain, Kabid Pasar Disperindag kota Batam, saat sidak di pasar tradisional Fanindo, Batuaji, Senin (20/7/20) siang.

Zulkarnain juga menyampaikan, jika jumlah pasar yang masih beroperasi di kota Batam ada sebanyak 45 pasar. Namun pengelola tetap diminta harus menerapkan standar protokol kesehatan Covid-19.

Seperti harus menggunakan sarung tangan, gunakan masker bagi pedagang dan pembeli, jaga jarak antara pedagang dan pembeli, jaga kebersihan pasar, cuci tangan menggunakan sabun, bersihkan lantai dengan disinfektan secara rutin, istirahat dirumah bila sakit panas, demam dan batuk, serta buang sampah pada tempatnya.

Maka dari itu, Zulkarnain menyakini apabila pedagang dan pengunjung menerapkan protokol kesehatan, pasar Fanindo, Tanjung Uncangncang, Batuaji akan kembali normal.

“Jangan mentang-mentang new normal, protokol kesehatan ini malah diacuhkan para pedagang dan pembeli. Kita tetap waspada Pandemi covid-19 ini,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta pengelola pasar untuk membentuk satgas pengecekan dalam mengawasi para pedagang dan pengunjung yang tidak menerapkan standar protokol kesehatan.

“Jadi, harus ada satgasnya, baik itu satgas pengecekan suhu tubuh pedagang ataupun pembeli dan selalu mengecek seluruh pedagang serta untuk selalu menggunakan maskernya,” tambah Zulkarnain.(ded)

News Feed