by

Ada Temuan Kasus Corona Baru Lagi di Batam

BATAM (HK) – Pasien positif Corona di Kota Batam bertambah lagi 3 orang, yakni sekarang totalnya sudah 270. Penambahan pada kasus ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam berdasarkan hasil temuan dari kasus baru di Kota Batam.

“Terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus ini adalah 3 orang laki-laki, yang terdiri dari 2 orang warga Kota Batam dan 1 orang warga pendatang,” kata Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/7/2020) malam.

Dijelaskan Rudi, pertama adalah laki-laki berinisial AMS (67 tahun) swasta, beralamat di kawasan perumahan kavling Seroja Kelurahan Sungai Pelunggut Kecamatan Sagulung. Dia merupakan kasus baru Covid-19 nomor 268 Kota Batam.

Yang bersangkutan pada 14 Juli 2020 dibawa oleh keluarganya berobat ke RSUD Embung Fatimah Batam dengan keluhan sudah dua hari sebelumnya mengalami kelemahan anggota gerak tubuh sebelah kiri tanpa ada keluhan demam, batuk filek maupun sesak nafas, namun diketahui memiliki riwayat stroke 3 tahun yang lalu.

Sehubungan dengan kondisinya tersebut dilakukanlah pengambilan swab tenggorokon terhadap yang bersangkutan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan Terkonfirmasi positif.

Kedua, laki-laki berinisial AU (55 tahun), tukang bangunan beralamat sementara di kawasan perumahan kavling Mangsang Lestari, Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk. Dia merupakan kasus baru Covid-19 nomor 269 Kota Batam.

Yang bersangkutan mengatakan adalah warga Kota Padang Sumatera Barat dan sudah sejak bulan Februari lalu tinggal di tempat anaknya yang sudah bekerja dan menetap di Kota Batam.

Ketiga, laki-laki berinisial MHP (37 tahun), instalatur listrik, beralamat di kawasan perumahan Tembesi Pos lestari Kebun Sayur Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung. Dia merupakan kasus baru Covid-19 nomor 270 Kota Batam.

Pada 13 Juli 2020 yang bersangkutan bersama istri dan anaknya memeriksakan diri ke Klinik Kanaka Batam untuk melakukan pemeriksaan RDT guna memenuhi persyaratan penerbangan ke Jakarta dengan hasil yang bersangkutan dinyatakan reaktif, sedangkan istri dan anaknya dinyatakan non realtif.

“Pada 14 dan 15 Juli 2020 bertempat di RSKI Covid-19 Galang dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan pertama dan kedua yang hasilnya diperoleh pada hari ini terkonfirmasi positif,” paparnya. (dam)

News Feed