by

Mana Lebih Superior, Saat Vivo X50 dan Vivo X50 Pro Saling Kompetitor

JAKARTA (HK)- Vivo Indonesia memperkenalkan lini produk flagship-nya, Vivo X50 Series, dalam sebuah konferensi virtual yang digelar hari ini, baru-baru ini.

Senior Brand Director Vivo Indonesia Edy Kusuma, mengatakan bahwa kehadiran X50 Series tidak terlepas dari pencapaian Vivo di Tanah Air.

“Berkat dukungan konsumen Vivo di Indonesia, kami menjadi brand ponsel nomor 1 di Indonesia menurut laporan IDC di kuartal pertama 2020. Maka berdasarkan riset internal kami, flagship Vivo X50 Series sesuai dengan konsumen di sini,” ujarnya.

X50 Series terdiri dari dua produk, yakni Vivo X50 dan X50 Pro. Kedua ponsel ini pun memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Vivo X50
Di atas kertas, Vivo X50 berukuran 159,5 x 75,4 x 7,5 mm dengan bobot yang cukup enteng, yaitu 173 gram. Bingkainya menggunakan material aluminium dan bodinya sudah dilapisi Corning Gorilla Glass.

Soal layar, ponsel ini menggumakan panel AMOLED berukuran 6,56 inci beresolusi 1.080 x 2.376 piksel dan mendukung refresh rate 90 Hz. Oleh karena itu, pemindai sidik jarinya terbenam di bawah layar.

Vivo X50 Pro
Di sisi lain, Vivo X50 Pro tampil lebih superior. Sekadar informasi, Vivo X50 Pro menjadi ponsel pertama yang memiliki fitur gimbal pada kameranya.

Karena ada gimbal itulah, bobot ponsel ini sedikit lebih berat ketimbang sang adik, yakni 181,5 gram. Dimensinya pun berbeda, yaitu 158,5 x 72,8 x 8 mm. Frame ponsel terbuat dari material aluminium dan sudah diproteksi Corning Gorilla Glass.

Untuk layar, ponsel ini membawa fitur yang sama dengan X50, mulai dari layar AMOLED 6,56 inci beresolusi 1.080 x 2.376 piksel, refresh rate 90 Hz, dan fingerprint di bawah layar.

Pun begitu dengan dapur pacunya yang ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 765G (7 nm) yang dikawinkan dengan RAM 8 GB dan memori internal 256 GB.

Perbedaan paling mencolok justru ada pada fitur kamera. Pasalnya, Vivo X50 Pro dilengkapi empat kamera belakang dengan konfigurasi sensor utama 48 MP f/1.6 lengkap dengan gimbal OIS, lensa periskop 8 MP f/3.4 dengan 5x optical zoom, lensa potrait 13 MP f/2.5, dengan 2x optical zoom, dan lensa ultrawide 8 MP f/2.2 dengan sudut pandang 120. Adapun kamera depannya 32 MP f/2.5.

Bicara baterai, ponsel dengan OS Android 10 ini dijejali kapasitas 4.315 mAh, lengkap dengan teknologi fast charging 33W yang disalurkan melalui kabel USB Type-C. Tersedia dalam pilihan warna Dark Blue dan Light Blue, harga Vivo X50 Pro dibanderol Rp 9,999 juta.

Bagian dapur pacu, spesifikasi Vivo X50 diotaki chipset Qualcomm Snapdragon 765G berarsitektur 7 nm yang dipadukan dengan RAM 8 GB dan memori internal 128 GB.

Beralih ke sektor kamera, ponsel ini dilengkapi empat kamera belakang dengan sensor utama 48 MP f/1.6, lensa potrait 13 MP f/2.5 dengan 2x optical zoom, lensa ultrawide 8 MP, f/2.2 dengan sudut pandang 120, dan lensa makro 5 MP f/2.5. Sedangkan kamera selfienya 32 MP f/2.5.

Soal daya tahan, Vivo X50 mengandalkan baterai berkapasitas 4.200 mAh dengan pengisian daya cepat 33W yang disalurkan melalui kabel USB Type-C. Tersedia dalam pilihan warna biru, merah, dan pink, harga Vivo X50 dibanderol Rp 6,999 juta. [*]

sumber:hitekno

News Feed