by

Siswa Tak Tertampung, Kadisdik Kepri Minta Lahan ke BP Batam

Batam (HK) – Mengingat masih banyaknya siswa yang tak tertampung pada PPDB kemarin, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kepri memastikan akan berkoordinasi dengan BP Batam untuk penambahan alokasi lahan akan diperuntukkan untuk membangun gedung SMAN 5 Batam yang berada di Kecamatan Sagulung.

Hal tersebut dilakukan untuk mengambil langkah atau solusi guna menampung siswa baru yang tak tertampung di sekolah tersebut.

Pasalnya, polemik yang timbul dalam PPDB 2020-2021 belum kunjung selesai. Karena, sebelumnya Plt Gubernur Kepri, Isdianto mendatangi sekolah tersebut.

Setelah Plt Gubernur Kepri, Kadisdik Kepri, Mohammad Dali pun mengunjungi SMA N 5 Batam untuk menemui walimurid yang tak tertampung di sekolah tersebut.

Namun, dalam kesempatan itu, Mohammad Dali pun memberikan pemahaman kepada calon walimurid agar tetap tenang dan bersabar.

“Kepada walimurid calon siswa baru agar tetap tenang dan sabar bahwa anak-anak mereka yang masih masuk zonasi akan tetap diterima di SMAN 5 Batam,” katanya saat itu.

Mohammad Dali juga menyebutkan, salah satu jalan yang diambil adalah dengan menambah jumlah siswa per rombel, dimana dari sebelumnya 36 orang akan dipadatkan menjadi 40 orang per rombel.

“Untuk antisipasi ini, saya akan berkoordinasi dengan BP Batam untuk segera mengalokasikan lahan tambahan kepada SMAN 5 sehingga kedepannya bisa menambah ruang belajar,” ujarnya kembali.

Bahkan, lanjutnya, untuk salah satu jalur alternatif yang akan kita ambil nantinya, kemungkinan akan menggunakan sistem shift dalam belajar sehingga semua siswa bisa belajar.

Maka dari itu, dalam kesempatan ini, sekitar 160 orang calon siswa yang belum tertampung di SMAN 5 Batam ini akan diterima dengan persyaratan masuk zonasi dan tidak diterima di sekolah lainnya.

“Yang 160 orang calon siswa baru ini akan tetap diterima asalkan persyaratan masuk zonasi sekolah dan gak diterima di sekolah lainnya,” tegasnya Dali saat itu. (ded)

News Feed