by

Audiensi PT Berkah Pulau Lingga Sempat Ricuh

Tanjungpinang (HK) – Audiensi PT Berkah Pulau Lingga bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah di Kantor Gubernur Provinsi Kepri,Rabu (15/7) kemarin sempat diwarnai kericuhan.

Audiensi itu membahas terkait adanya dugaan kartel perizinan DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu).

Hal ini disampaikan Direktur PT PT Berkah Pulau Lingga, Andi Cori Fatahudin dalam audiensi.

Menurut Andi Cori, Kedatangan ACP bersama beberapa organisasi masyarakat Kabupaten Lingga seperti Perpat, KNPI, dan Pemuda Pancasila dipicu dari proses izin Cut and Fill pada rencana kawasan pariwisata adventure di Pulau Air Kulah Lingga yang terkesan sengaja dipersulit.

“Di Pulau Air Kulah, kita akan bangun Pariwisata Adventure, melihat lokasi, perlu kita lakukan pemotongan lahan, tentunya kita ikuti aturan urus perizinan Cut and Fill,” ungkap Andi Cori.

Menurut Andi Cori, semua berkas sudah lengkap untuk Kabupaten Lingga, namun ketika mengurus izin ke Pemerintah Provinsi dinilai dipersulit.

Untuk itu, lanjutnya, dugaan ini diperkuat dengan berkas lengkap yang dia ajukan ke Dinas PTSP dan ESDM Provinsi herannya, hingga saat ini permohonan izinnya belum ada kejelasan yang pasti.

“Dan tidak masuk akal, berkas lengkap izin tidak keluar. Kenapa saya katakan demikian, karena saya yang turun langsung mengurus perizinan tersebut.” ujar Andi Cori.

Saat ini, izin membuka tempat wisata adventure dari Pemerintah Kabupaten Lingga, PT. Berkah Pulau Lingga sudah terpenuhi, diantaranya Izin Lokasi, Izin Pematangan Lahan, Rekomendasi TKPRD, Izin Lingkungan, IMB, Sertifikasi IMB, dan Izin Pariwisata.

Sementara itu, Sekda Kepri H TS Arif Fadillah menjelaskan bahwa dirinya hanya mampu meneruskan hasil pertemuan ke Plt. Gubernur Kepri, Isdianto.

“Saya belum bisa kasih keputusan, nanti akan coba diteruskan ke Gubernur. Untuk surat akan ditindak lanjuti, dan saya mohon maaf bila ada pegawai saya yang kurang proaktif dalam hal ini. Saya juga minta maaf karena tidak tahu yang tadi pagi tadi,” ujar Arif kembali.(efr)

News Feed