by

Soal Virus Covid-19 Menyebar Lewat Udara, Ini Saran Epidemiolog

Ketua Departemen Epidemiologi FKM Universitas Indonesia, dr Tri Yunis Miko Wahyono menyarankan agar setiap rumah selalu membuka jendela guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) melalui udara.

Selain itu, kata dia, rumah warga juga bisa menggunakan kipas angin, hingga exhaust fan untuk memastikan sirkulasi udara berjalan baik guna mencegah adanya mikro droplet yang bertahan lama di udara.

“Kalau ada tekanan udara, angin itu beredar efek tertiup dari tekanan tinggi ke tekanan rendah, maka ya mikro droplet itu tertiup dari tekanan tinggi ke rendah, maka harusnya ada ventilasi. Jadi ruangan jangan tertutup benar. Kalau tertutup maka microdroplet itu tidak bergerak,” kata Miko, Selasa (14/7/2020).

Dia menerangkan, mikro droplet berasal dari bersin atau batuk. Mikro droplet merupakan cairan yang keluar dari mulut dalam bentuk yang paling kecil.

“Cairan yang lebih kecil lagi itu namanya mikro droplet. Mikro droplet itu bisa tertiup angin, terbawa udara. Kalau ventilasinya bagus, maka ya jadinya akan floating di udara, tekanannya tidak menyebabkan turun. Kalau dia mengalir, kesempatan tertular lebih kecil,” terangnya.

Ia mengatakan, gedung-gedung seperti mal dan bioskop harus menyedikan exhaust fan untuk memastikan sirkulasi di ruangan tersebut lancar sehingga tak ada mikro droplet yang berterbangan.

Menurut dia, AC yang selama ini berada di ruangan tidak membuat sirkulasi udara berjalan lancar karena AC hanya berfungsi memasukkan udara dari luar ke dalam ruangan.

“Jadi kalau ada AC itu adalah memasukkan udara dari luar ke dalam. Itu jeleknya. Jadi AC yang sekarang yang split itu atau AC di gedung-gedung itu memasukkan udara ke dalam. Jadi numpuk semua di dalam. Kalau mikro droplet pasti akan mengapung-apung. Tapi begitu dikasih exhaust fan dia jatuh,” tuturnya. *

(sumber: okezone.com)

News Feed