by

Hang Nadim Punya PKP-PK yang Andal. Apa Itu?

Keberadaan Penanggulangan Kecelakaan Pesawat dan Pemadaman Kebakaran (PKP-PK) di sebuah bandara menjadi sebuah keharusan. Apalagi bagi bandara sekelas Hang Nadim. Sebagai bandara yang memiliki predikat salah satu Bandara Kelas Utama di Indonesia, Hang Nadim wajib memiliki PKP-PK yang andal. Soalnya, Hang Nadim melayani hampir seluruh jenis pesawat dengan maskapai yang melayani penerbangan domestik dan internasional.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) dan Teknologi Informasi Komunikasi, Suwarso, dalam berbagai kesempatan mengungkapkan, untuk PKP-PK, Bandara Hang Nadim masuk dalam Categori (Cat) IX.

“Untuk PKP-PK ini, Hang Nadim didukung oleh 3 unit Foam Tender Tipe I Kapasitas 12.500 L; 2 unit Foam Tender Tipe II Kapasitas 10.000 L; 1 unit Foam Tender Tipe IV kapasitas 5.000 L; 1 unit Rapid Intervention Vehicle (RIV); 2 unit Nurse Tender; 2 unit Ambulance; 1 unit Commando Car; dan 1 unit Utility,” jelas Suwarso.

Saat ini, guna memperkuat PKP-PK ini, lanjutnya, Hang Nadim memiliki dua unit kendaraan canggih dalam penanggulangan pemadam kebakaran. Kendaraan tersebut adalah type Ziegler.

Kendaraan pemadam kebakaran type Ziegler yang dimiliki Bandara Hang Nadim, Batam. (istimewa)

Kendaraan ini merupakan kendaraan canggih. Sangat jauh berbeda dengan kendaraan pemadam kebakaran yang lainnya. Tampilannya “jantan” dengan kehebatan seluruh alat dalam kendaraan ini mampu beroperasi secara otomatis.

Sebagai contoh, hanya dengan meletakan tangan di bagian sensor yang ada di pintunya, pintu kendaraan otomatis terbuka dan mesinnya langsung hidup. Semua serba digital.

“Kendaraan buatan Jerman itu didatangkan pada 2017 lalu. Kendaraan ini untuk mendukung sistem keselamatan di Bandara Hang Nadim Batam,” ucap Suwarso.

Dijelaskannya, untuk Bandara Kelas Utama dengan kategori keselamatan 9, kendaraan kebakaran di bandara minimun harus memuat 24 ribu liter.

“Sementara kendaraan type Ziegler ini mampu memuat 12.500 liter air dan 1500 busa. Dengan dua kendaraan ini sudah bisa membawa 25 ribu liter. Ini sudah berada di atas standar minimum,” terang Suwarso lagi.

Sementara itu, Khairul Bahri, Supervisor Tekni dan Pengoperasional di PKP-PK Bandara Hang Nadim Batam, menambahkan, dua kendaraan ini semua sistemnya digital.

“Kecepatnnya mencapai 120 km/jam dan akselerasinya dalam 1 menit bisa 80 km per jam,” ungkapnya.

“Mobil ini juga dilengkapi alat pemotong (cutter weber) dan alat pembuka (spreader weber). Pokoknya, kendaraan ini type 1 terbaru di Indonesia,” terang Khairul.

Kendaraan ini, lanjutnya, jago melintasi di area yang diselimuti api karena dilengkapi sensor otomatis akan menyiramkan air untuk memadamkan api,” ucapnya menambahkan.

“Kendaraan ini hanya khusus beroperasi di Bandara Hang Nadim. Stanby 24 jam. Jika pun ada kebakaran di luar area Bandara, kendaraan ini tidak dapat dibawa keluar,” tambahnya lagi.

Kehadiran dua kendaraan ini di PKP-PK Bandara Hang Nadim, mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi kru pesawat, penumpang, Bandara Hang Nadim secara umum. (hkc/adv)

News Feed