by

Driver Gojek Kembali Kepung Kantor DPRD Kota Batam

BATAM (HK) – Ratusan Driver Gojek di Kota Batam kembali melakukan demo dan kepung kantor DPRD Kota Batam, Selasa (14/7/2020) siang.

Kedatangan mereka ke kantor DPRD Kota Batam tersebut ialah menagih janji dari manajemen PT Gojek Indonesia yang disampaikan oleh anggota DPRD Kota Batam dalam demo yang dilakukannya pada Senin (14/7/2020) kemarin.

“Kami datang kesini adalah untuk menagih janji Gojek, yakni smalam dia berjanji hari ini akan memberikan jawaban atas tuntutan kami pada demo yang kami lakukan smalam,” ucap Boim salah seorang driver Gojek.

Disampaikannya, bahwa driver Gojek yang ada di Kota Batam tidak menerima dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh manajemen Gojek Indonesia, salah satunya adalah tentang penerapan program Berkat.

“Apabila PT Gojek Indonesia tidak mengindahkan tuntutan kami ini dan tetap menjalankan program Berkat itu, maka lebih baik Gojek dihapuskan saja dari Kota Batam,” tegasnya.

Sementara itu, Anto yang juga salah seorang driver Gojek di Kota Batam mengatakan, dalam demo yang dilakukannya itu semuanya kompak untuk mematikan aplikasinya, bahkan sudah beberapa hari ini.

“Kalau saya sendiri sudah mematikan aplikasi saya dari Rabu kemaren bang dan rata-rata kawan yang lain sejak dari Kamis lalu, sebab percuma saja kami bekerja bang, kalau insentif kami dihilangkan,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha mengatakan, pihaknya merekomendasikan dua hal penting kepada pihak Gojek Kota Batam dan juga perwakilan dari manajemen PT Gojek pusat yang hadir langsung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang rapat Komisi I DPRD Kota Batam.

Pertama, meminta manajemen Gojek untuk segera mengevaluasi program Berkat yang berjalan saat ini guna untuk kondusifnya keamanan Kota Batam, yakni dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

DPRD Kota Batam tidak ingin adanya setiap hari pergerakan jalanan yang dilakukan oleh driver yang ada di Kota Batam.

Kedua, manajemen Gojek tidak boleh memberikan tindakan-tindakan kepada driver yang melakukan demo tersebut. Jika tidak ada tindak lanjut dalam waktu dekat ini maka akan kembali diagendakan RDP lanjutan.

“Bahkan tidak ditutup kemungkinan nantiya kami akan merekomendasikan pemutusan perizinan Gojek di Kota Batam ini kepada pemerintah,” tegas Utusan setelah melakukan RDP tersebut. (dam)

News Feed