by

Man City Lolos dari Hukuman UEFA, Persaingan Dapatkan Tiket Liga Champions Ketat

Manchester City lolos dari hukuman UEFA setelah menang dalam banding yang mereka ajukan kepada Badan Arbitrase Olahraga (CAS). Menurut laporan Daily Mail, larangan The Citizens tampil di kompetisi antarklub Eropa (Liga Champions dan Liga Eropa) selama dua musim telah dicabut.

Selain itu, Man City juga tidak perlu membayar denda 30 juta euro (Rp489,2 miliar) atas hukuman yang sebelumnya dijatuhkan UEFA karena dugaan kasus pelanggaran Financial Fair Play. Menurut laporan Bleacher Report, Man City hanya diminta membayar denda senilai 10 juta euro (Rp163 miliar).

Setelah lepas dari hukuman di atas, otomatis Man City lolos ke Liga Champions 2020-2021. Usai melewati 35 pertandingan di Liga Inggris 2019-2020, Man City mengoleksi 72 angka. Poin ini sudah tak mungkin lagi dikejar Manchester United yang menghuni posisi lima dengan raihan 58 angka.

Jika pun memenangkan empat laga tersisa, koleksi poin maksimal Man United hanyalah 70 poin. Karena itu, lolosnya Man City dari hukuman UEFA merupakan kabar buruk bagi tim-tim yang saat ini berada di bawah The Citizens pada klasemen sementara Liga Inggris 2019-2020.

Dengan lepasnya Man City dari hukuman UEFA, nantinya hanya klub yang finis di posisi satu, dua, tiga dan empat di klasemen akhir Liga Inggris 2019-2020 yang dapat ambil bagian di Liga Champions 2020-2021. Sebelumnya, jika Man City jadi dihukum UEFA, klub yang finis di posisi lima diizinkan tampil di Liga Champions musim depan.

Karena itu, Chelsea, Leicester City dan Manchester United yang menghuni posisi tiga, empat dan lima klasemen sementara Liga Inggris 2020-2021 akan bersaing ketat memperebutkan dua slot tersisa untuk tampil di Liga Champions 2020-2021. Sekadar informasi, dua slot lainnya telah dikunci Liverpool dan Man City.*

(sumber: okezone.com)

News Feed