by

Giliran Industri Tangguh Dicanangkan di PT KSS Karimun

KARIMUN (HK)-Pemerintah Kabupaten Karimun satu persatu menerapkan pola hidup berdampingan dengan covid-19. Pola yang dilakukan Pemkab Karimun adalah dengan menggaungkan jargon “Tangguh” dalam sendi-sendi kehidupan bermasyarakat.

Sebut saja, Pemkab Karimun telah mencanangkan Kampung Tangguh, Perusahaan Tangguh, Masjid Tangguh, Perumahan Tangguh dan sekarang giliran Kawasan Industri Tangguh.

Kawasan Industri Tangguh dicanangkan Bupati Karimun, Aunur Rafiq di PT Karimun Sembawang Shipyard (KSS) dilanjutkan dengan peninjauan kawasan industri penyimpanan minyak asal Jerman, PT Oiltanking Karimun, Kamis (9/7/2020).

Aunur Rafiq menyebut, kata tangguh dalam menetapkan suatu kawasan atau tempat tertentu merupakan inisiasi dari Kapolres Karimun, AKBP M Adenan. Konsep tersebut kemudian dituangkan pertama kali dengan pembentukan Kampung Tangguh Seligi di Desa Tulang, Kecamatan Karimun pada medio Juni kemarin.

Wacana tersebut kemudian diterapkan oleh Pemkab Karimun dengan membentuk berbagai kawasan tangguh di daerah setempat.

“Awalnya, wacana menjadikan seluruh kawasan tangguh di Karimun ini merupakan permintaan dari Kapolres Karimun, agar masyarakat bisa menjalankan kehidupan yang baru sesuai dengan tatanan new normal yang digariskan pemerintah. Konsep tersebut kami jalankan dengan membentuk Kampung Tangguh, Perusahaan Tangguh, Masjid Tangguh, Perumahan Tangguh dan sekarang Kawasan Industri Tangguh,” ujar Rafiq.

Dikatakan, ada sekitar 15 perusahaan besar di Karimun yang masuk dalam industri tangguh ini. Dengan pencanangan ini, diharapkan seluruh perusahaan mampu menjalankan pola tatanan new normal dengan menerapkan protokol kesehatan, serta tetap menjalankan industri dengan baik tanpa melakukan PHK terhadap karyawan.

“Alhamdululillah, selama masa pandemi covid-19 ini, kita tidak mendapat laporan adanya perusahaan yang melakukan PHK terhadap karyawan mereka,” tuturnya.

Sementara, Manajer Operasi PT KSS, Trisno Susilo menjelaskan, PT KSS selalu menjalankan protokol kesehatan yang ketat selama masa pandemi covid-19, yakni dengan mewajibkan seluruh karyawan pakai masker, mendeteksi suhu tubuh sebelum masuk ke perusahaan, bahkan setiap jam 10 pagi karyawan diminta berjemur 15 menit.

Dikatakan, PT KSS diresmikan oleh Presiden Indonesia Soeharto dan Perdana Menteri Singapura Lee Kwan Yew pada 17 Maret 1997. Sejak peresmian itu, perusahaan galangan kapal tersebut telah menjalankan protokol kesehatan, bahkan sebelum terjadinya wabah covid-19. (ham)

News Feed