by

“OTG Perlu Diwaspadai Meski Kecil Penularannya”

Batam (HK) – Untuk memerangi penyebaran covid-19, Walikota Batam bersama Wakil Walikota Batam meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap orang tanpa gejala (OTG) meski sangat kecil penularannya.

Pasalnya, Walikota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan bahwa Covid-19 bisa sembuh sendiri asalkan masyarakat jaga pola makan, jaga lingkungan sendiri serta olahraga yang secukupnya.

“Insyaallah, kota Batam nol Covid-19 dan Covid-19 ini bisa sembuh sendiri kalau kita bisa rajin olahraga, pola makan serta jaga lingkungan sendiri,” kata Muhammad Rudi, di sela-sela silahturahmi dengan ketua RT RW, LPM dan tokoh masyarakat Sagulung, Rabu (8/7/20) kemarin malam.

Rudi pun tak menampik bahwa OTG di Batam diatas ribuan orang karena Batam salah satunya kota transit nomor tiga setelah Jakarta dan Bali. Karena menurutnya, banyak orang yang masuk dari luar daerah, jadi kemungkinan OTG tersebut bisa tertular jika tak diwaspadai. Oleh karena itu, penyebaran virus ini harus selesai.

“Mungkin di kota Batam ini, ada ribuan OTG dan kita tak tahu bisa juga dari kita sendiri. Karena menurutnya kota Batam merupakan kota transit setelah Jakarta dan Bali. Jadi, saya ingin cepat sembuh agar perekonomian bisa menggeliat kedepannya,” katanya meminta dukungan perangkat RT RW untuk memerangi penyebaran Covid-19 ini.

Saat ditanya mengenai bukanya akses jalur laut Singapura, Kepala BP Batam itu pun mengatakan, berusaha untuk bisa berkomunikasi dengan Dubes Singapura. Karena Dubes Singapura pun akan menjembataninya agar bisa membuka kembali jalur laut dengan syarat nol Covid-19. Namun, mudah-mudahan bulan Agustus ini sudah bisa kembali pelabuhan.

“Kita sudah berusaha untuk membicarakan hal ini ke pihak Singapura. Dan Dubes Singapura pun juga berusaha menjembatani untuk membicarakan hal ini ke pihak Singapura. Dan mudah-mudahan bulan Agustus sudah bisa kembali buka,” pintanya sambil berharap.

Untuk saat ini, jumlah pasien yang terjangkit positif Covid-19 ada sebanyak 247 orang, sementara yang sembuh 192 orang. Sedangkan yang sisa mencapai 34 orang serta masih dirawat di Rumah Sakit di Galang dan yang meninggal 11 orang. (ded)

News Feed