by

Soal Uang Duka, Ini Penjelasan Kesra Setdakab Bintan

Bintan (HK) – Ribut-ribut soal uang duka yang menjadi santunan Pemkab Bintan untuk keluarga tidak mampu yang sedang berduka, mengusik ketenangan pejabat Kesra Setdakab Bintan.

Mulanya, salah seorang anggota DPRD Bintan Tarmizi menyoal persyaratan yang merumitkan warga. Politisi Partai Hanura itu menilai birokrasi yang berbelit-belit justru membuat sulit masyarakat.

“Supaya ini (persyaratann) dipangkas, birokrasi yang berbelit-belit harus disederhanakan,” kata Tarmizi, kemarin.

Menurut Plt Kabag Kesra Setdakab Bintan Indra Gunawan, persyaratan yang diajukan memang sudah sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor : 44/VIII/2019 tentang pedoman pemberian bantuan sosial uang duka bagi masyarakat tidak mampu di Kabupaten Bintan.

“Ini untuk tertib administrasi, semua persyaratannya tidak ada yang memberatkan. Hanya KTP dan KK, semua formulir yang tinggal diisi ada semua di Rt,” ujarnya.

Ia menambahkan, warga yang berhak menerima bantuan uang duka itu pun harus warga yang tidak mampu. Indra menjelaskan, jika warga tersebut tidak masuk dalam basis data terpadu (BDT) Dinas Sosial Bintan.

“Tapi jika tidak masuk (BDT), wajib mengurus SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) uuntuk mengurusnya,” timpalnya.

Namun demikian, Indra menanggapi kritikan dari Anggota DPRD dengan berencana akan mengevaluasi persyaratan untuk pengurusan bantuan uang duka tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan akan kita evaluasi. Mungkin saja kita pangkas syaratnya,” sebut Indra.

Mengenai pencairan yang cukup memakan waktu, Indra mengatakan, setiap kecamatan wajib mengirimkan data warganya yang meninggal setiap bulan. Hal ini dilakukan agar setiap pengajuan berkas pencairan bisa dilakukan sekaligus setiap bulannya.

“Jadi setiap bulan kalau sudah 15 berkas yang masuk, pasti kami ajukan langsung untuk bisa dicairkan. Bahkan kami selalu mengingatkan kepada kecamatan soal data-data warganya yang meninggal itu,” ujarnya.

Ia meyakini kepada warga Bintan, program ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Bintan terhadap warganya terutama yang sedang berduka. Setiap tahun, Kesra mengalokasikan sekitar setengah miliar untuk bantuan tersebut.

“Untuk santunannya 0 – 6 tahun itu sebesar Rp 500 ribu, 6 – 17 tahun Rp 750 ribu dan 17 tahun keatas itu Rp 1,5 juta. Ini bentuk kepedulian pemerintah untuk masyarakatnya,” tutupnya. (oxy)

News Feed