by

Ada Handphone BM, Disperindag Kota Batam Sisir Lucky Plaza, Satu Toko Disegel

BATAM(HK)-Maraknya peredaran handphone black market di Kota Batam membuat Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam menggelar razia di pusat perbelanjaan handphone di Kota Batam.

Salah satunya, Lucky Plaza yang berada di kawasan Nagoya, Lubuk Baja, Batam. Pada Senin (6/7/2020) sekira pukul 18.00 Wib, Tim dari Disperindag Kota Batam menyisir salah satu toko ponsel yakni WW Ponsel yang beralamat di Blok G No 2 Lantai 1 Lucky Plaza.

“Ya benar, Senin lalu ada belasan petugas dari Disperindag Kota Batam datang dan mengecek jenis-jenis merek Handphone termasuk di toko saya,” ungkap salah satu pemilik toko ponsel di Lucky Plaza saat ditemui, Rabu (8/7/2020).

Pantauan lapangan, tampak salah satu pintu toko WW Ponsel terpasang stiker yang bertuliskan barang dalam pengawasan Dinas Perindustrian dan perdagangan Kota Batam.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau membenarkan kegiatan razia yang digelar oleh pihaknya.

Gustian menjelaskan, adapun tujuan dari pada kegiatan tersebut guna menindaklanjuti maraknya peredaran handphone black market yang sempat viral di Kota Batam.

“Tim kami sudah mengambil sembilan sample handphone, tiga baru dan enam seken dari konter yang ada di Lucky Plaza dan semuanya lagi dalam proses pemeriksaan,” kata Gustian, Selasa (7/7/2020).

Tak berhenti disitu saja, pihaknya juga sudah mengetahui gudang ponsel di Lucky Plaza. “Namun belum kita periksa karena gudang nya dalam keadaan tergembok,” jelasnya.

Gustian mengimbau kepada seluruh  masyarakat khususnya Kota Batam yang ingin membeli handphone harus benar- benar teliti agar tidak tertipu atau mendapatkan barang black market.

Saat ini tim Dinas Perindustrian dan Perdagangan sudah mengantongi nama-nama toko handphone yang menjual handphone black market, dan tim akan berusaha mencari darimana pemasok handphone black market di Kota Batam ini.

Disperindag Kota Batam berharap, ponsel black market tidak beredar lagi di Batam. selain merugikan konsumen, ponsel black market juga merugikan negara dikarenakan tidak ada pemasukan pajak. (bob)

News Feed