by

Wahai Pelaku Pasar, Rupiah Cukup Tegar kok Dihadapan Dolar

JAKARTA (HK)-Pergerakan nilai tukar rupiah ditutup menguat 32 poin atau 0,22 persen ke level Rp14.490 per dolar AS kemarin, Senin (6/7). Sementara nilai tukar rupiah diperkirakan melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (7/7/2020).

Bersama rupiah, sejumlah mata uang lain di Asia ikut menguat terhadap dolar AS, antara lain won Korea Selatan (+0,25 persen), dolar Taiwan (+0,22 persen), dan peso Filipina (+0,39 persen).

Sebaliknya, indeks dolar AS melaju di zona merah dan terpantau melemah 0,27 persen atau 0,264 poin ke posisi 96,908 pukul 20.40 WIB.

TD Securities mengatakan pegerakan rupiah cenderung lebih rentan terhadap fluktuasi sentimen. Di antara mata uang Asia lainnya, rupiah memiliki volatilitas tertinggi dalam satu bulan terakhir.

Pekan lalu, rupiah upiah mencatat penurunan mingguan terbesar terhadap dolar AS sejak Maret karena investor melepas kepemilikan. Kebijakan-kebijakan yang kurang populer menjadi pemicu pelemahan nilai tukar rupiah.

“Rupiah cenderung lebih tertekan karena likuiditas dan volatilitas yang lebih tinggi (dibandingkan rupee India),” kata Mitul Kotecha, analis emerging market senior TD Securities.

“Terlepas dari harapan jeda musim panas di pasar, ada banyak kesempatan di tengah aksi risk-off dan akibatnya volatilitas meningkat pada bulan-bulan musim panas (Juli-Agustus),” lanjutnya. [*]

 

 

sumber:bisnis

News Feed