by

Zikir Ketika Melewati Jalan Mendaki dan Menurun

Ketika hendak bepergian sebaiknya mengawali dengan berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Tujuannya agar diberi keselamatan mulai berangkat, tiba di tempat tujuan, hingga kembali ke rumah. Sebab tanpa ridho dan kuasa Allah Ta’ala, mustahil kebaikan akan menyertai.

Kemudian saat menaiki kendaraan hendaknya membaca doa:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ . وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Subhaanalladzi sakhkhoro lanaa hadza wa maa kunna lahu muqrinin. Wa innaa ila robbinaa lamunqolibuun

“Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.”

Lalu ketika dalam perjalanan melewati jalanan mendaki dan menurun ada zikir yang dapat dibaca kaum Muslimin. Berikut zikir yang sunah untuk dilafazkan:

قال جابر رضي الله عنه : كُنَّاإِذَاصَعَدْنَاكَبَّرْنَا،وَإِذَانَزَلْنَاسَبَّحْنَا

Dari Jabir Radhiyallahu anhu mengatakan: “Apabila kami melewati jalanan naik, kami membaca takbir:

اللهُ أَكْبَرُ

Allahu akbar

‘Allah Maha Besar’

Dan apabila kami melewati turunan, kami membaca tasbih:

سُبْحَانَ اللهِ

Subhanallah

‘Maha Suci Allah’.” (HR Al-Bukhari Nomor 2993; Fathul Bari VI/135)

Selanjutnya ketika hendak pulang, umat Islam disunahkan membaca doa:

آيبونَ تائبونَ عابدون، لربِّنا حامدون

Aayibuuna taa-ibuuna ‘aabiduuna lirobbinaa haamiduuna

Artinya: “Kami kembali dalam keadaan bertaubat dan menyembah kepada Rabb kami, dan memuji-Nya.” (HR Muslim Nomor 1342)

Zikir-zikir inilah yang bisa diamalkan umat Islam ketika bepergian dan menemui jalanan mendaki atau menurun. Namun tentunya juga dibarengi dengan ikhtiar agar perjalanan dapat lancar dan selamat sampai tujuan hingga pulang ke rumah.

Wallahu a’lam.*

(sumber: okezone.com)

News Feed