by

New Normal, Sejumlah Gereja Kembali Dibuka Bagi Ibadah Bersama

BATAM (HK) – Menyusul pemerintah membuat kebijakan new normal di saat Pandemi covid-19, sejumlah gereja dibuka kembali bagi jemaat untuk beribadah bersama.

Pantauan di lapangan sebagian rumah ibadah mulai membuka pintu bagi jemaatnya untuk beribadah secara reguler seperti di gereja HKBP Dame Rosinton, Sagulung, masih dalam tahap persiapan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Berdasarkan surat edaran tersebut, rumah ibadah wajib mengantongi Surat Ibadah Aman Covid dari Ketua Gugus Tugas dari tingkat provinsi hingga kecamatan.

Sejumlah ketentuan yang menjadi protokol kesehatan Covid-19 di rumah ibadah antara lain, keberadaan petugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area rumah ibadah.

Penyediaan fasilitas sabun cuci tangan atau penyanitasi tangan dipintu masuk, penyediaan alat pengecek suhu badan di pintu masuk dan pengaturan pembatasan jarak dengan tanda khusus minimal satu meter.

Penerapan protokol kesehatan secara khusus bagi jemaah dari luar lingkungan rumah ibadah. Selain itu, surat edaran juga mengatur masyarakat harus sehat jika ingin ikut kegiatan keagamaan secara kolektif.

Termasuk, masyarakat harus yakin rumah ibadah sudah mengantongi surat izin, menggunakan masker, mencuci tangan, menghindari kontak fisik seperti bersalaman, dan menjaga jarak minimal satu meter.

Kemudian, masyarakat yang ingin berdoa di rumah ibadah juga diwajibkan tak berlama-lama, dan dilarang mengajak anak-anak serta lansia yang rentan terhadap penularan Covid-19.

“Iya hari ini kita sudah mulai buka gereja untuk ibadah bagi masyarakat atau jemaat. Kita juga sudah melakukan protokol kesehatan serta melakukan pernyataan dari perangkat setempat,” katanya salah satu pengurus gereja dilokasi, Minggu (5/7/20) siang.

Ia berharap penerapan panduan ini dapat meningkatkan spiritualitas umat beragama dalam menghadapi Covid-19.

Sementara itu, salah satu jemaat mengatakan, senang juga bisa ibadah akan tetapi agak khawatir juga. Tapi dengan adanya protokol kesehatan ini kita juga sudah bisa menjaga jarak.

“Kalo masalah Pandemi Covid-19 ini, mari kita doakan bersama-sama agar virus ini hilang dari muka bumi ini, dan mudah-mudahan tak ada lagi korbannya,” ujarnya menyampaikan.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. 15 tahun 2020 tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 di masa pandemi.(ded)

News Feed