by

Tan A Tie Desak Walikota Batam Copot Abdul Malik dari Kabid Disdukcapil

BATAM (HK) – Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Tan A Tie mendesak Walikota Batam, Muhammad Rudi untuk segera mencopot Abdul Malik dari jabatannya sebagai Kepala Bidang (Kabid) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam.

Pasalnya, Abdul Malik itu dinilai oleh komisi I DPRD Kota Batam tidak menjalankan fungsinya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang harus melayani masyarakat dengan semestinya, bahkan dia diduga mempersulit dalam pengurusan KTP dan Akte Kematian masyarakat Kota Batam.

“Sangat banyak laporan yang kami terima dari masyarakat, bahkan hampir setiap hari bahwa semua urusan masyarakat disana dipersulitnya. Sehingga banyak yang minta bantu sama kami agar dibantu dalam pengurusan seperti KTP dan Akte kematian,” ucap Tan A Tie, Rabu (1/7/2020) di kantornya.

Ditegaskan Tan A Tie, Abdul Malik tersebut harus secepatnya untuk dicopot, agar semua pelayanan di Disdukcapil itu tidak lagi dikeluhkan oleh masyarakat Kota Batam dan berjalan sebagaimana yang diharapkan. Walikota Batam harus menempatkan orang yang paham akan tugas dan tanggungjawabnya serta profesional.

“Beberapa hari yang lewat kami dari Komisi I sudah melakukan Sidak ke Disdukcapil dan kami tidak ada berjumpa dengan Abdul Malik itu, dia itu sudah tidak betul, kemaren ada yang mau mengurus akte kematian dan disuruhnya untuk menganti dulu KTP orang yang sudah meninggal itu menjadi KTP elektronik, agar Akte kematian dikeluarkan katanya,” tutur politisi PSI itu.

Lanjutnya, pihaknya juga pernah mengurus akte kematian dan akte tersebut dikeluarkannya satu bulan setelah pengajuan, padahal zaman sekarang ini sudah semua online. Seharusnya kalau data orang tidak ada bermasalah maka hanya dengan hitungan menit harus selesai dan didapatkan masyarakat.

“Dalam membuat akte kematian itu apanya yang susah, blangko dan formatnya sudah ada, tinggal memasukan data orang saja dan langsung print. Masak cuma membuat itu saja butuh waktu 1 bulan, itu sudah mempersulit masyarakat. Batam adalah Kota besar bukan pelosok,” bebernya. (dam)

News Feed