by

Minum Porstek, Warga Binaan Lapas Batam Asal Singapura Meninggal

Batam (HK) – Salah seorang warga binaan Lapas II A Batam, Barelang, asal Singapura meninggal dunia setelah minum pembersih lantai, pada Minggu (28/6/20) sekira pukul 11.50 WIB kemarin siang.

Warga binaan tersebut Muhammad Asri Bin Sapuan, warga negara asing (WNA) Singapore dengan perkara perlindungan anak yang dihukum 13 tahun penjara dengan Register : BI. 307/2018, Ekspirasi : 23/05/2030.

Kronologis yang didapat dari Lapas Barelang, pada Sabtu (27/6/20) sekira pukul 19.30 WIB, Muhammad Asri ditemukan oleh rekan sekamarnya, Daniel dikamar mandi kamar blok D12 dalam kondisi muntah-muntah.

Setelah ditanyakan kepada Daniel, bahwasanya baru meminum porstek (pembersih lantai). Kemudian, sekira jam sekira jam 19.45 WIB, Muhammad Asri dibawa ke poliknik lapas untuk diambil tindakan.

Sesaat itu juga Kepala Regu jaga menghubungi perawat kemudian perawat meminta tolong pada kader kesehatan untuk melakukan tindakan perawatan.

Tak lama itu, perawat datang melakukan pengecekan didampingi oleh kader kesehatan, kemudian dilakukan tindakan dengan memberi cairan susu guna menormalkan kondisinya.

“Selang itu, korban muntah sebanyak 3 kali secara spontan dengan keadaan umum baik,” ujar Kalapas Klas II A Batam, Misbahuddin, saat dikonfirmasi, Senin (29/6/20) pagi.

Sekira pukul 21.00 WIB, kondisi pasien atau Muhammad Asri mulai stabil dan Minggu paginya, Muhammad Asri melakukan aktifitas seperti biasa dan sarapan pagi.

“Namun, sekira pukul 11.05 WIB, korban ngeluh sesak napas. Petugas jaga pun menelpon perawat lagi untuk selanjutnya dibawa ke RSU Embung Fatimah, Batam. Dan disana korban dirujuk, setelah pukul 11.50 WIB, pasien dinyatakan meninggal dunia oleh dokter RSUD Embung Fatimah kota Batam,” katanya lagi.

Mendapat kabar warga binaan tersebut meninggal dunia, pihak Lapas Barelang langsung memberitahukan kepada keluarganya yang ada di Batam. Yang dilanjutkan memberi informasi kepada Imigrasi setempat karena WNA.

Kemudian melaporkan kepada Polsek Sagulung menyangkut bahwa korban warga Binaan Lapas Batam. (ded)

News Feed