by

Fasilitas Apa yang Dimiliki Bandara Hang Nadim Batam?

Bandara Hang Nadim menyandang predikat sebagai Bandara Kelas Utama di Indonesia. Lokasinya pun strategis karena berada sekitar 17 km dari kawasan bisnis di Batam.

Dalam operasionalnya, bandara yang dikelola oleh Badan Usaha Bandara Udara (BUBU) Badan Otorita (BP) Batam ini melayani penerbangan domestik dan internasional.

Agar seluruh aktifitas di bandara ini berjalan lancar, segala fasilitas pendukung tentu harus ada.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) dan Teknologi Informasi Komunikasi, Suwarso,  dalam berbagai kesempatan mengungkapkan, secara umum, ada sejumlah fasilitas utama yang dimiliki Bandara Hang Nadim.

Dia menjelaskan, dari Sisi Darat, fasilitas Bandara Hang Nadim memiliki luas area sekitar 1.762 ha, dengan gedung terminal penumpang 30.000 m2, terminal kargo 1.685 m2, dan taman umum seluas 236,624 m2.

“Sementara dari Sisi Udara, Hang Nadim memiliki landasan pacu 4025 m x 45 m, dengan kekuatan landasan pacu PCN 85. Lalu, Garbarata 6 gate 10 aviobridge; kapasitas Apron dengan luas 690 m x 140 m dan 225 m x 49 m. Ini bisa untuk 8 pesawat berbadan lebar dan 5 pesawat berukuran sedang atau 16 pesawat narrow body dan 5 pesawat ukuran sedang,” jelas Suwarso.

Sementara itu, Air Traffic Control & Navigational Aids didukung oleh Radar Surveillance Tanjungpinang.

“Sedangkan untuk Penanggulangan Kecelakaan Pesawat dan Pemadaman Kebakaran (PKP-PK), Bandara Hang Nadim masuk dalam Categori (Cat) IX. Disini Hang Nadim punya 3 unit Foam Tender Tipe I Kapasitas 12.500 L; 2 unit Foam Tender Tipe II Kapasitas 10.000 L;, 1 unit Foam Tender Tipe IV kapasitas 5.000 L; 1 unit Rapid Intervention Vehicle (RIV); 2 unit Nurse Tender; 2 unit Ambulance; 1 unit Commando Car; dan 1 unit Utility,” paparnya lagi.

Saat ini, lanjut Suwarso, Hang Nadim melayani sekitar 10 maskapai dengan 18 rute penerbangan domestik dan satu penerbangan internasional dengan rata-rata melayani 5 juta penumpang per tahun.

Bandara ini, tambahnya lagi, berada di lokasi yang strategis di wilayah Regional Asia Tenggara dan sangat dekat dengan berbagai pusat kegiatan infrastruktur dan economic cluster

“Apalagi berdampingan dengan pelabuhan kargo dan kawasan industri, serta memiliki ketersediaan lahan yang memadai untuk pengembangan hubungan cargo dan kegiatan operasi penerbangan lainnya,” terang Suwarso memaparkan.

Kedepan, tambah dia, dengan luas area yang mencapai, 1.762 ha, Bandara Hang Nadim akan dilengkapi berbagai fasilitas industri, e commerce, telekomunikasi, logistic, hotel, retailer, entertainment centers, exhibition hall dan perkantoran.

“Kita ingin Hang Nadim menjadi salah satu bandara yang bisa memberi kontribusi besar bagi perkembangan ekonomi Batam, Kepri, dan nasional secara umum,” pungkas Suwarso. (hkc/adv)

News Feed