by

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah, ASN di Karimun Jalani Tahanan Rumah

KARIMUN (HK)-Seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Karimun inisial Mn, menjalani tahanan rumah, karena diduga terjerat kasus dugaan pemalsuan surat tanah di Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun. Kasusnya ditangani Polda Kepri dan sudah dilimpahkan ke Kejati Kepri.

Karena kejadian perkaranya berada di Karimun, maka Kejati Kepri melimpahkan kasus tersebut ke Kejari Karimun. Kasi Pidum Kejari Karimun, Hamonangan P Sidauruk SH saat dikonfirmasi mengatakan, kasus dugaan pemalsuan surat tanah tersebut terjadi saat Mn masih menjabat Lurah Teluk Air sekitar 2011 lalu.

“Saat itu, Mn masih menjabat Lurah Teluk Air, dia mengeluarkan surat sporadik sebanyak 4 kali. Dari yang pertama luasnya 10 rantai, dibuat jadi 12, kemudian 14 hingga jadi 16 rantai (ukuran bidang tanah). Saat itu, lurah menandatangani surat sporadik itu,” ujar Hamonangan di ruang kerjanya, Senin (29/6/2020).

Kata Hamonangan, pemilik lahan atas nama Nv merasa dirugikan akhirnya melaporkan lurah bersama satu orang lainnya dengan inisial Is ke Polda Kepri. Kasus tersebut sudah P-21 dan dilimpahkan ke Kejati Kepri. Kedua belah pihak sudah melakukan perdamaian. Hanya saja, salah satu pihak lagi insial Is tidak ikut dalam perjanjian perdamaian tersebut. Hingga kasus tersebut akhinya kembali berlanjut.

“Kasusnya sudah P-21, ada dua tersangka. Tersangka Mn jalani tahanan rumah, sementara tersangka Is dititip dalam tahanan sel polisi,” jelasnya.

Hamonangan menyebut, alasan dilakukan tahanan rumah kepada Mn, karena tersangka sudah melakukan perdamaian dengan korban. Kedua, tersangka juga dalam keadaan sakit. Ketiga, tersangka mendapat jaminan dari pihak keluarga, dalam hal ini adik kandungnya. Keempat, juga ada surat keterangan dari pimpinannya terkait kinerja Mn yang baik dan dibutuhkan saat ini.

“Tersangka ini memiliki riwayat penyakit jantung. Bahkan, tersangka pernah dibawa ke IGD RSUD M Sani karena tiba-tiba saja tubuhnya gemetar dan pingsan,” ungkap Hamonangan. (ham)

News Feed