by

HANI 2020, Penyalahgunaan Narkotika di Provinsi Kepri Menurun

BATAM (HK) – Berdasarkan hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan LIPI yang dilaksankan setiap 3 tahun sekali, penyalahgunaan narkotika di Provinsi Kepri menurun.

Yakni, pada tahun 2019 tren prevalensi penyalahgunaan narkotikan di Provinsi Kepri tahun 2019 sebesar 0,30 persen atau setara dengan 3,080 orang. Sedangkan tahun 2017, sebesar 1,71 persen atau setara dengan 26.540 orang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri, Brigjend Pol Richard Nainggolan dalam sambutan pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Jumat (26/6/2020) di kantor BNNP Kepri.

Dikatakan Richard, hal itu menunjukan telah terjadi penurunan angka prevalensi penyalahgunaan narkotika di Kepri, namun hal ini tidak boleh membuat kita jadi lengah.

Karena wilayah Kepri adalah wilayah yang terbuka sehingg mudah dijadikan tempat transit oleh para bandar dan pengedar dalam melakukan penyeludupan narkoba, yakni terbukti dengan hasil pengungkapan kasus narkotika yang dilakukan oleh BNNP Kepri.

Sejak pandemi Covid-19 hingga saat ini BNNP Kepri berhasil mengungkap sebanyak 19 kasus tindak pidana narkotika dengan jumlah tersangka 36 orang, barang bukt sabu seberat 19.276,49 gram.

“Terimakasih kepada semua pihak yang turut serta mensukseskan program P4GN. Kami menyadari bahwa kerjasama dan sinergitas dari seluruh komponen masyarakat sangat diperlukan,” tuturnya.

Peringatan HANI 2020 secara virtual melalui video conference, yang dipimpin oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma’ruf Amin dan diikuti oleh BNNP Kepri.

Kemudian juga dihadiri oleh Plt Gubernur Kepri yang diwakili oleh Asisten ll Bidang Ekonomi Sekretariat Daerah Prov Kepulauan Riau ( Kepri) Syamsul Bahrum, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kepri Tengku Afrizal Dahlan. (dam)

News Feed