by

Alami Batuk Dua Minggu, Warga dari Daerah Ini Ditetapkan PDP di Karimun

KARIMUN (HK)-Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Karimun kembali bertambah satu orang, hingga hari ini jumlah PDP di Karimun mencapai 5 orang. Pasien terbaru merupakan warga Teluk Air, Kecamatan Karimun. Pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki. Dia datang dari Pekanbaru, Riau.

“Ada penambahan 1 orang PDP lagi kemaren, jadinya jumlah PDP hari ini 5 orang,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun yang juga Kepala Dinas Kesehatan, Rachmadi di Tanjungbalai Karimun, Kamis (25/6/2020).

Kata Rachmadi, pasien laki-laki tersebut sudah mengalami batuk selama dua minggu. Kemudian, dia memeriksakan diri ke klinik kesehatan, Medic Center. Di klinik, yang bersangkutan menjalani rapid test dengan hasil reaktif. Kemudian, pasien dirujuk ke RSUD M Sani Karimun.

Di rumah sakit, pasien menjalani pemeriksaan paru dan ditemukan adanya pneumonia. Pasien kemudian menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD M Sani Karimun. Sampel swab pasien juga sudah dikirim ke Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKLPP), Batam.

Sementara, 4 pasien lagi adalah 1 orang merupakan perempuan warga Tebing usia 34 tahun, yang bersangkutan datang dari Batam. Kemudian, satu orang laki-laki pasien laki-laki datang dari Yogyakarta yang mengalami batuk pilek dan kemudian diperiksa paru-parunya ditemukan pneumonia.

Dua pasien lainnya, merupakan warga Jawa Timur. Berdasarkan kartu identitasnya, satu orang berasal dari Surabaya dan satunya lagi dari Pacitan.

Rachmadi menjelaskan, keduanya memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya dan masuk ke Karimun pada 9 Juni lalu. Begitu sampai di Karimun, keduanya juga menginap di hotel dengan kamar yang sama.

“Keduanya memiliki keluhan yang sama, yakni demam, sakit tenggorokan dan batuk pilek,” jelas Rachmadi.

Karena sakit, keduanya kemudian memeriksakan kesehatan ke klinik Medic Center. Karena keduanya memiliki gejala yang sama, kemudian pihak klinik merujuknya ke RSUD M Sani.

“Begitu dilakukan pemeriksaan paru-paru, ternyata keduanya juga ada pneumonia,” pungkasnya.

Sampai saat ini, hasil tes swab atau polymerase chain reaction (PCR) kelima pasien belum sampai ke Karimun. Rachmadi menyebut, hasil tes PCR dari BTKLPP Batam kemungkinan sampai sore nanti atau besok pagi.

“Hasil tes PCR belum sampai ke Karimun. Saya tak tahu kapan masuknya. Kemungkinan nanti sore atau besok pagi,” pungkasnya. (ham)

News Feed