by

Rupiah Bergairah Lagi Disentil Lelang Sukuk Lumayan Tinggi

JAKARTA (HK)-Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, mengatakan hari ini ada potensi penguatan untuk rupiah terhadap dolar AS karena pasar kembali merespons positif potensi pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Data indeks aktivitas manufaktur dan sektor jasa yang dirilis kemarin di kawasan Eropa, Australia, dan AS menunjukkan pemulihan.

“Ini juga memberi bukti pembukaan ekonomi dibutuhkan untuk memulihkan perekonomian di tengah pandemi,” ucapnya di Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Ia menambahkan, lelang sukuk memperlihatkan minat investor yang masih tinggi terhadap Indonesia. Pemerintah berhasil menjual surat berharga melebihi target yang berarti minat cukup tinggi.

“Dengan adanya hal tersebut memberikan sentimen positif untuk rupiah. Hari ini ada potensi penguatan ke 14.050 dengan potensi resisten 14.200,” jelasnya.

Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak menguat pada perdagangan hari ini. Pada Selasa (23/6) kemarin, rupiah ditutup melemah di level Rp 14.162 per dolar Amerika Serikat (AS). Dengan posisi itu, rupiah melemah 0,08% dibanding penutupan rupiah di hari sebelumnya yang berada di Rp 14.150 per dolar AS. [*]

sumber:sindo

News Feed