by

Garuda yang Belum Lepas Landas Bergelut Covid-19

JAKARTA (HK)-Maskapai nasional Garuda Indonesia mengungkapkan tingkat isian pesawat (seat load factor) mereka selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi masih di bawah 50%.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, mengatakan saking masih rendahnya tingkat keterisian penumpang membuat banyak kursi kosong.

“Banyak kursi kosong, bisa tidur dimana saja, di kursi yang beda bahkan bisa main bola di sana (dalam pesawat),” ujar Irfan menggambarkan kondisi sepinya penumpang.

Irfan menjelaskan penumpang pesawat Garuda saat ini didominasi mereka yang memang dituntut harus terbang karena alasan pekerjaan, seperti pegawai negeri sipil dan karyawan BUMN.

Ia mengatakan sulit bagi Garuda dan maskapai lainnya untuk bertahan. “Saya ingin mengatakan Garuda atau Lion (Air Group) tidak mungkin kuat lama-lama,” ucapnya.

Irfan mengkalkulasi kinerja maskapai pelat merah ini pada semester II tahun ini masih belum lepas landas, karena realisasi jumlah penumpang yang masih cenderung lambat.

Seperti diketahui, di masa PSBB transisi, pemerintah memberikan kelonggaran bagi maskapai untuk mengangkut penumpang sebatas 70% dari kapasitas pesawat. [*]

 

 

 

 

sumber:sindonews

News Feed