by

Begini Riwayat Dua Orang Karyawan Mall di Batam Terpapar Positif Corona

BATAM (HK) – Dua orang karyawan disalahsatu mall di Kota Batam terpapar positif Corona, yaitu Sales Asisten Kids Station dan Supervisor Kids Station.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, yang juga Walikota Batam, Muhammad Rudi dalam keterangan tertulisnya tentang penambahan pasien positif Corona di Kota Batam, Senin (15/6/2020) malam.

Dikatakan Rudi, karyawan Mall yang positif pertama adalah, laki-laki berinisial M (27 tahun), Sales Asisten Kids Station Salah Satu Mall di Kota Batam.

Beralamat di kawasan perumahan Tanjung Uma Kelurahan Tanjung Uma Kecamatan Lubuk Baja. Dia merupakan kasus baru Covid-19 nomor 184 Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan anak kandung dari kasus terkonfirmasi positif nomor 162, yaitu Pedagang di Pasar Toss 3000 Sei Jodoh yang berkaitan dengan kasus terkonfirmasi positif nomor 146 dan 151.

Sehubungan dengan hasil tracing terhadap kasus tersebut, maka pada 4 Juni 2020 yang bersangkutan melakukan pemeriksaan RDT dengan hasil non reaktif.

“Kemudian pada 11 Juni 2020 dan 12 Juni 2020 dilanjutkan dengan pemeriksaan swab tenggorokan yang pertama dan kedua yang hasilnya diketahui pada hari ini dengan terkonfirmasi positif,” ujar Rudi.

Lanjutnya, kedua adalah laki-laki berinisial Z (32 tahun), Supervisor Kids Station Salah Satu Mall di Kota Batam, beralamat di kawasan perumahan Buana Garden Kelurahan Tanjung Piayu Kecamatan Sei Beduk Kota Batam.

Dia merupakan kasus baru Covid-19 nomor 186 Kota Batam. Yang bersangkutan suami dari terkonfirmasi positif nomor 180 dan menantu dari kasus terkonfirmasi positif nomor 162 Pedagang di Pasar Toss 3000 Sei Jodoh. Yakni dia bertemu dengannya pada saat silaturahmi lebaran.

Menindaklanjuti hasil PE dan Tracing kasus terkonfirmasi positif nomor 162 tersebut, maka yang bersangkutan pada 12 Juni 2020 melakukan pemeriksaan swab tenggorakan yang hasilnya diperoleh pada hari ini dengan terkonfirmasi positif.

“Sejauh ini kondisinya dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Perlu diketahui juga bahwa yang bersangkutan sudah dilakukan perawatan isolasi atau karantina sejak 10 Juni 2010 yang lalu di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang,” bebernya. (dam)

News Feed