by

58 Nelayan Karimun Pulang dari Natuna Cek Kesehatan Terkait Covid-19

Karimun (HK) – Sebanyak 58 orang nelayan Karimun, yang menjadi anak buah kapal (ABK) 5 kapal ikan baru saja pulang melaut dari perairan Natuna. Begitu sampai di Karimun, 5 kapal ikan itu lego jangkar di perairan Baran, Kecamatan Meral, Sabtu (30/5/2020) sekitar pukul 12.05 WIB.

Seluruh nelayan yang pulang melaut tersebut langsung melakukan cek suhu tubuh oleh tim Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Wabah Covid-19 Kabupaten Karimun didampingi polisi dan Kepala Dinas Perikanan Karimun, guna memastikan mereka dalam kondisi sehat atau tidak mengalami demam.

Kapolsek Meral, AKP Doddy Santosa Putra mengatakan, kelima kapal ikan yang merapat di perairan Baran itu diantaranya KM Cipta Indah GT 29 yang dinakhodai Lian Hong dengan jumlah ABK 10 orang, KM Sentosa Indah GT 30 yang dinakhodai Tio Tian Kau juga memiliki ABK 10 orang.

Kemudian, KM Udang Sari GT 75 nakhoda Edi Yong memiliki ABK 10, KM Cahaya Indah GT 30 Nakhoda Aprianto dengan ABK 10 serta KM Dedi Jaya-4 GT 66 yang dinakhodai Ari Musin dengan jumlah ABK 13 orang.

“Kami sudah mendata seluruh ABK kapal yang berada di atas 5 kapal ikan yang baru saja melakukan lego jangkar di perairan Baran, Kecamatan Meral,” ujar Kapolsek Meral, AKP Doddy Santosa Putra.

Kata Doddy, setelah didata kemudian dilakukan pengecekan suhu tubuh dan gejala umum covid-19. Dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim medis dari Dinas Kesehatan maka semua ABK kapal tersebut dalam keadaan sehat.

Dalam kesempatan itu, kata Doddy, pihak Dinas Perikanan Karimun yang juga turun ke lokasi kapal nelayan yang lego jangkar itu meminta kepada nelayan agar tidak bepergian ke luar Tanjungbalai Karimun dulu semasa pandemi covid-19 ini.

“Kita juga menekankan agar mereka selalu menggunakan masker dan menjaga kebersihan, apabila mengalami gejala demam dan batuk pilek agar segera melapor ke Puskesmas terdekat,” pungkasnya.

Setelah mengetahui kesehatan nelayan tersebut dalam keadaan baik, maka mereka dibolehkan pulang ke rumah masing-masing, namun tim dari Dinas Kesehatan tetap meminta mereka melakukan karantina mandiri selama 14 ke depan. (ham)

News Feed