by

Tagar IndonesiaTerserah Menggema di Medsos

Para dokter dan tenaga kesehatan di Indonesia menyuarakan isi hatinya lewat tagar IndonesiaTerserah. Tagar inipun kian menggema di media sosial (medsos).

Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Ede Surya Darmawan, tagar #IndonesiaTerserah merupakan bentuk dari advokasi dokter dan tenaga medis semua yang berjuang sebagai garda terdepan penanganan kasus COVID-19.

“Kita hidup di dunia digital, kalau menyampaikan langsung rasanya sulit, makanya kami menyuarakan isi hati lewat media sosial untuk mengingatkan masyarakat,” terangnya dalam Webinar yang diselenggarakan Koalisi Masyarakat Profesi dan Asosiasi Kesehatan (KoMPAK), baru-baru ini.

Ia melanjutkan, tagar tersebut juga memperlihatkan pada masyarakat bahwa tenaga medis dan dokter benar-benar berjuang untuk rakyat di situasi seperti sekarang ini. Sehingga, imbuan lewat tagar #IndonesiaTerserah jadi cambuk untuk masyarakat agar ikut membantu menghentikan penyebaran virus corona.

“Dengan menyadari betapa pentingnya upaya yang dilakukan masyarakat, itu akan menekan naiknya jumlah penyakit dan diharapkan pada masyarakat agar menjaga jarak aman supaya tidak ada kasus baru,” ungkapnya.

Di sisi lain, Praktisi Kesehatan dr Ari Fahrial Syam, SpPD menerangkan, peningkatan kasus COVID-19 di Indonesia ini tiap harinya terus bertambah. Fakta tersebut harus disikapi serius seluruh masyarakat.

“Ketika jumlah kasus terus meningkat, maka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) harus diperketat, mudik benar-benar dilarang, masyarakat stay at home, Work From Home, dan Study at Home,” katanya dalam video Youtube berjudul ‘Ayo Kita Bekerja Sama atau #IndonesiaTerserah’ yang dibagikan pada Selasa, 19 Mei 2020.

Dokter Ari melanjutkan, situasi yang demikian tentu membuat masyarakat bosan, tapi kalau tidak konsisten melakukan hal tersebut, maka sekali lagi, tegasnya, jumlah kasus akan terus meningkat.

“Wajar bagi saya ketika dokter dan tenaga kesehatan sudah mengakui bahwa mereka frustasi dan mengeluarkan #IndonesiaTerserah, karena, sekali lagi mereka ini yang bertemu langsung dengan pasien COVID-19, mereka yang berisiko tinggi terinfeksi,” paparnya.

Karena itu, Dokter Ari berharap agar semua pihak bisa mengehentikan kenaikan kasus COVID-19 dengan patuh pada perintah pemerintah.

“Kami berharap situasi ini akan membaik di masa depan. Ini bsa terjadi kalau kita bersatu, sama-sama mendukung, saling bahu membahu untuk bekerja sama agar bisa mengendalikan penyakit ini,” pintanya.*

(sumber: okezone.com)

News Feed