by

Penumpang Kapal dari Batam ke Karimun Banyak tak Kantongi Surat Kesehatan

KARIMUN (HK) – Ratusan penumpang kapal dari Batam ke Karimun banyak yang tidak mengantongi surat kesehatan, apalagi surat hasil rapid test dari daerah tujuan, Jumat (22/5/2020). Setidaknya, hingga sore sekitar 57 penumpang yang masuk ke Karimun tidak mengantongi surat kesehatan tersebut.

Petugas kesehatan yang memeriksa kesehatan mereka nampak kesal dan marah-marah kepada penumpang yang tidak memiliki surat kesehatan tersebut. Bahkan, untuk memberikan efek jera, mereka ditahan dulu sementara waktu di ruang tunggu Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun.

“Masih banyak yang membandel, mereka tidak membawa surat kesehatan dari Batam. Dari hitungan kami, ada sekitar 57 orang penumpang kapal asal Batam yang tidak membawa surat kesehatan dari daerah setempat,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Wabah Covid-19 Kabupaten Karimun, Rachmadi di pelabuhan Karimun, Jumat (22/5/2020).

Kata Rachmadi, setiap penumpang yang turun ke Karimun diminta untuk menunjukkan surat hasil rapid test minimal surat kesehatan dari Batam. Kemudian, mereka juga menjalani pemeriksaan kesehatan seperti pemeriksaan suhu tubuh dan pemeriksaan radang tenggorokan atau gejala covid-19.

“Petugas kami memeriksa suhu tubuh, tensi dan pemeriksaan kesehatan lainnya, termasuk radang tenggorokan yang merupakan salah satu gejala covid-19. Dari hasil pemeriksaan kami, rata-rata suhu tubuh penumpang kapal asal Batam di bawah 36 derajat celcius. Sementara, yang tidak mengantongi surat kesehatan sebanyak 57 orang,” jelasnya.

Menurut dia, harusnya penumpang kapal dari Batam wajib mengantongi surat kesehatan dari daerah asalnya. Sehingga, ketika sampai di Karimun mereka tidak mengalami kesulitan lagi masuk ke Karimun. Namun, kenyataannya masih banyak warga yang mengabaikan aturan tersebut.

Padahal, kata dia, sudah ada ketegasan melalui Surat Edaran Gugus Tugas dan Surat Edaran no 21 tahun 2020 Dirjen Perhubungan Laut tentang petunjuk operasional transportasi laut untuk pelaksanaan pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Tadi KSOP Karimun juga sudah menghubungi agen pelayaran khususnya yang ada di Batam untuk mewajibkan penumpang kapal membawa surat kesehatan untuk masuk ke Karimun. Mulai besok sudah tak ada lagi penumpang yang tidak mengantongi surat kesehatan tersebut,” pungkas Rachmadi.(ham)

News Feed