by

Panduan dan Tata Cara Sholat Idul Fitri di Rumah

Umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia akan menyambut hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah/2020 Masehi. Namun, di tengah situasi pandemi corona virus disease (covid-19) ini tidak semua ibadah di Hari Kemenangan itu bisa dilakukan seperti sebelumnya.

Salah satunya adalah Sholat Id yang dianjurkan ditunaikan di rumah bersama anggota keluarga. Anjuran ini untuk mencegah bertambahnya kasus penularan virus corona di luar rumah.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr Asrorun Niam Sholeh pun memberikan panduannya.

“Yang pertama di malam Idul Fitri nanti mari kita gemakan takbir, tahlil, dan tahmid dari rumah. Baik dengan suara keras maupun pelan bersama-sama anggota keluarga,” jelas Asrorun, pada, Kamis (21/5/2020).

Ia melanjutkan, adapun tata cara pelaksanaan Sholat Idul Fitri di rumah adalah:

1. Mandi di pagi hari dengan niat mandi sunah.

2. Setelah itu pakai pakaian terbaik dan memakai wewangian. Bangunkan seluruh anggota keluarga, baik besar maupun kecil, termasuk juga pembantu, ajak bersama-sama untuk persiapan melaksanakan Sholat Idul Fitri.

3. Disunahkan untuk makan dulu.

4. Setelah itu duduk rapi di musala untuk bertakbir sambil menunggu dilaksanakannya Sholat Idul Fitri, baik berjamaah maupun sendiri-sendiri.

5. Jika dilaksanakan secara berjamaah maka tanpa azan tanpa iqamah. Sampaikan sholat akan dilaksanakan.

6. Jika sudah siap, niat Sholat Idul Fitri.

7. Setelah itu takbir.

8. Setelah takbir, baca doa iftitah.

9. Diam sejenak. Kemudian takbir diulang sebanyak tujuh kali. Di antara satu takbir dengan yang berikutnya di sela-sela itu membaca:

Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar.

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan Allah Maha Besar.”

10. Setelah itu membaca Surah Al Fatihah dan dilanjutkan dengan surah pendek.

11. Lanjut rukuk, sujud. Bangun dari sujud masuk rakaat kedua.

12. Masuk rakaat kedua. Kemudian takbir.

13. Setelah itu kembali takbir sebanyak lima kali. Di antaranya membaca lagi:

Subhanallah wal hamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar.

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan Allah Maha Besar.”

14. Setelah itu membaca Surah Al Fatihah dan surah lainnya sampai kemudian salam.

15. Setelah salam, duduk mendengarkan khutbah yang disampaikan oleh salah satu anggota keluarga yang memiliki kemampuan. Jika tidak ada yang mampu berkhutbah atau jumlahnya kurang dari empat, maka sholatnya tetap sah.*

(sumber: okezone.com)

News Feed