by

Sempat Dibuka, Pasar Kaget di Jalan Trans Barelang Ditutup Kembali

SAGULUNG (HK) – Setelah sempat dibuka dengan jam yang ditentukan, pasar kaget di jalan trans Barelang, Tembesi, Sagulung ditutup kembali mulai hari Rabu (20/5/20) hingga sampai 1 Juni mendatang.

Penutupan pasar tersebut dilakukan menyusul satu balita yang berumur 2 tahun meninggal dunia dengan interaksi terpapar virus Corona.

“Iya benar kita close dulu. Satpol PP Kecamatan Sagulung bersama tim juga mensosialisasikan agar pasar kaget ini tutup sampai tanggal 1 Juni sembari memberikan himbauan kepada para pedagang agar jangan buka dulu,” ujarnya Lurah Tembesi, Arfie, saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/20) sorenya.

Ia juga menjelaskan, penutupan pasar kaget ini guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau covid-19 di Kota Batam, khususnya di Tembesi dan Sagulung sekitarnya.

Pemerintah Kota Batam melalui pihak Kelurahan Tembesi, Sagulung menutup atau meniadakan pasar kaget di seluruh Sagulung. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisasi penyebaran dan penularan virus corona saat ditempat keramaian.

Diketahui melalui Satpol PP Kecamatan akan mengawasi tempat-tempat keramaian diseputaran Sagulung. Sebab, sebelumnya Walikota Batam juga sudah memutuskan untuk menghentikan aktivitas yang mengundang massa dalam jumlah besar.

Hal itu dalam rangka peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan virus corona.

Akan tetapi, pengamatan dilapangan, penutupan ini membuat sejumlah pedagang menolak lantaran mereka terancam tanpa penghasilan.

“Mau ke mana lagi kami cari makan pak, kalau nggak dari pasar kaget ini,” kata Risman, seorang pedagang pasar kaget dilokasi.

Ia pun mengatakan, sangat tidak setuju jika pasar kaget ini ditiadakan. Namun jika langkah ini sudah diputuskan oleh pemerintah, para pedagang tidak bisa berbuat banyak.

“Mau tidak mau kita harus ikut aturan. Ini mungkin langkah yang baik untuk antisipasi penyebaran virus covid-19. Ini mungkin yang terbaik yang dilakukan pemerintah kita,” katanya.(ded)

News Feed