by

Jasa Raharja Serahkan Paket Sembako dan APD Untuk Penanggulangan Dampak Covid-19

BATAM (HK) – Jasa Raharja Cabang Provinsi Kepri serahkan bantuan paket sembako kepada Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam untuk masyarakat yang terkena dampak ekonomi akibat Covid-19 saat ini. Rabu (20/5/2020).

Bantuan sembako tersebut diserahkan langsung oleh Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kepri, Tamrin Silalahi, kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, H. Jefridin mewakili Ketua Gugus Tugas Kota Batam.

“Kami turut berempati dengan kondisi yang ada, jadi pada hari ini Jasa Raharja di seluruh Cabang se-Indonesia secara serentak akan menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat Covid-19,” ucap Tamrin.

Dikatalan Tamrin, bantuan paket sembako tersebut merupakan hasil donasi pegawai Jasa Raharja dan khusus di Kota Batam akan diserahkan melalui Satuan Gusus Tugas Covid-19 di Kota Batam untuk diteruskan ke masyarakat.

Bantuan itu akan dilaksanakan secara bertahap, mengingat kondisi bencana pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

“Adapun bantuan yang diberikan berupa bahan pokok berupa sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula pasir dan bahan pangan lainnya, yang dalam pendistribusiannya Jasa Raharja bersinergi dengan Satuan Gugus Tugas COVID-19 Kota Batam,” ujar Tamrin.

Selain menyerahkan paket sembako lanjut Tamrin, pihaknya juga telah menyerahkan Bantuan Alat Perlindungan Diri (APD) kepada Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19 di Pulau Galang.

“Bantuan APD tersebut diterima langsung oleh Kepala Rumah Sakit Khusus Infeksi Covid-19, Kolonel Khairul Ihsan,” ungkapnya.

Ditambahkannya, Jasa Raharja juga terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, cepat dan tepat sebagai wujud bahwa negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan lalu lintas jalan sesuai dengan amanat UU nomor 33 dan 34 tahun 1964.

Hal tersebut dibuktikan bahwa selama periode sampai dengan April 2020, hasil kinerja berupa rata-rata penyelesaian santunan korban kecelakaan yang meninggal dunia dapat diselesaikan penyerahan santunannya kurang dari 2 hari yaitu hanya dalam waktu 1 hari 16 jam.

Secara khusus dalam pelayanan kepada masyarakat, tidak menurunkan kualitas layanan selama pandemi Covid-19 ini berlangsung.

“Kami tetap berupaya melayani secara prima kepada masyarakat, dimana seluruh petugas kami tetap berkomitmen memberikan layanan terbaik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” bebernya.(dam)

News Feed