by

Andrei Simanjuntak Bagikan 1000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Batam (HK) – Andrei Simanjuntak, politisi PKS kembali mendistribusikan ratusan paket bahan pokok untuk masyarakat terdampak Corona Virus Disease 19 (Covid19). Pembagian paket ini adalah yang kedua kalinya yang dilakukannya pada Ramadhan tahun ini dengan total seribu paket.

“Alhamdulillah, kami bisa kembali menebar kebahagiaan dengan membagi sekitar 500 paket bahan pokok untuk masyarakat terdampak Covid-19 pada tahap kedua ini. Jadi total seribu paket,” terang Andrei Simanjuntak, Rabu (20/5/2020).

Andrei menjelaskan, pada pembagian tahap pertama dirinya berkeinginan untuk kembali berbagi.

“Alhamdulillah, meski tidak berjanji, namun Allah memberi jalan sehingga harapan saya untuk bisa berbagi kembali dapat terwujud,” tambahnya.

Pendistribusian tahap kedua tetap dilakukan oleh Sahabat H. Andrei Simanjuntak (Sahabat HAS). Andrei mengatakan jumlah bantuan tahap kedua sama, yaitu sekitar 500 paket yang fokus pendistribusiannya untuk masyarakat yang terkena imbas virus dari China ini.

“Targetnya masih sama, yaitu pelaku UMKM yang terdampak, masyarakat miskin dan masyarakat miskin baru. Semoga bantuan ini bisa meringankan sedikit beban warga Batam,” ujarnya.

Terkait dengan mekanisme pendistribusian, Esa Aditya selaku koordinator Divisi Sosial Sahabat HAS menjelaskan pembagian dilakukan tetap menerapkan physical distancing.

“Kita awalnya drop ke beberapa titik, kemudian ada tim khusus yang akan mendistribusikan secara door to door,” jelasnya.

Andrei melihat masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan. Ia berharap gerakan yang ia lakukan menginspirasi banyak orang atau lembaga lain. Selain itu semua pihak harus berusaha dan terus berdoa semoga pandemik ini segera berakhir.

Bantuan bahan pokok ini menurut Andrei bisa terwujud karena adanya dukungan dari Relawan Anak Bangsa (RAB). RAB adalah organisasi kemanusiaan yang dibentuk khusus sebagai respon untuk membantu masyarakat di seluruh indonesia dalam menghadapi masa-masa sulit selama lumpuhnya perekonomian sebagai dampak dari wabah covid 19. (r)

News Feed