by

Pasien Positif Corona Usia 15 Tahun Kembali Dirawat di RSUD Karimun

KARIMUN (HK)-Pasien positif Covid-19 di Karimun yang berusia 15 tahun kembali dirawat di RSUD M Sani. Meski belum sembuh, pasien beberapa hari lalu sempat dipulangkan dan menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Pasien 15 tahun yg beberapa waktu lalu dipulangkan kembali dirawat di rumah sakit,” ungkap juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Wabah Covid-19 Kabupaten Karimun yang juga Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi, Selasa (19/5/2020).

Dikatakan, pihaknya meminta untuk dirawat kembali karena hasil swab H6 dan H7 masih positif, demi keamanan bersama dan mengurangi resiko penularan. “Saya minta untuk rawat kembali karena hasil swab H6 dan H7 positif, demi keamanan bersama mengurangi resiko penularan,” jelas Rachmadi.

Menurut dia, pasien memang pernah menjalani isolasi mandiri di rumah untuk beberapa hari. Kebijakan soal status pasien berada di tangan dokter yang merawatnya. Karena pasien masih berumur 15 tahun dan masuk dalam kategori anak-anak, maka dokter yang merawatnya adalah dokter spesialis anak.

“Jadi kebijakan untuk kepulangan pasien berada di tangan dokter yang merawat, dalam hal ini dokter spesialis anak, bukan berada di tangan Gugus Tugas. Kalau dokternya mengizinkan untuk dibolehkan pulang, maka pasien sudah bisa dipulangkan,” jelasnya.

Dikatakan, setelah pasien dinyatakan positif beberapa waktu lalu, maka kembali dilakukan tes PCR. Hasil tes PCR pasien satu kali pernah negatif. Namun, ketika dilakukan tes lagi dua kali hasilnya positif. Makanya, sampai saat ini status pasien masih positif, meski secara fisik dia dalam kondisi sehat.

“Kami tidak pernah menyebut pasien itu sudah sembuh. Karena, setelah hasilnya negatif satu kali dan ketika kami lakukan tes lagi hasilnya dua kali positif. Kalau dilihat secara fisik, pasien terlihat sehat. Namun, dia belum dinyatakan sembuh,” terangnya.

Selama pandemi covid-19, di Karimun terdapat 5 orang pasien positif Covid-19. Satu pasien atau pasien pertama merupakan satu klaster. Sementara, 4 pasien lainnya merupakan satu klaster yakni klaster kakek berusia 90 tahun. Pasien itu adalah kakek, anak, menantu dan cucunya berusia 15 tahun.

Dari kelima pasien positif tersebut, empat pasien sudah dinyatakan sembuh. Hanya satu pasien yang berusia 15 tahun ini masih dalam perawatan di rumahnya dengan cara isolasi mandiri. (ham)

News Feed