by

Laba Merudum Kala Pandemik, Sedang PLN tak Naikkan Tarif Listrik   

JAKARTA (HK)-Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka, mengatakan, PT PLN (Persero) membukukan laba bersih Rp4,32 triliun sepanjang 2019. Jumlah tersebut menurun karena pada tahun sebelumnya perusahaan pelat merah ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp11,58 triliun.

Penurunan itu terjadi karena tidak ada kenaikan tarif listrik di sepanjang 2019. Dengan begitu, perseroan masih membukukan pendapatan usaha Rp285,64 triliun atau meningkat 4,67% dari tahun lalu.

Sementara pertumbuhan pendapatan usaha  berasal dari kenaikan volume penjualan tenaga listrik menjadi sebesar 245,52 Terra Watt hour (TWh) atau naik 4,65% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu sebesar 234,62 TWh.

Peningkatan konsumsi kWh juga didukung dari adanya kenaikan jumlah pelanggan karena sampai dengan akhir 2019 telah mencapai 75,7 juta atau bertambah 3,8 juta pelanggan dari akhir 2018 sebesar 71,9 juta pelanggan.

Selama 2019 lalu, PLN juga berhasil menambah kapasitas pembangkit sebesar 4.588 MW sehingga total kapasitas terpasang pembangkit di Indonesia menjadi 62.234 MW. PLN juga berhasil menambah jaringan transmisi 6.211 kilometer sirkuit (kms) menjadi 59.817 kms dan menambah gardu induk sebesar 17.507 MVA menjadi 148.671 MVA.

Ia juga menegaskan,  bertambahnya jumlah pelanggan ini juga mendorong kenaikan rasio elektrifikasi nasional, yaitu dari 98,3% pada akhir 2018 menjadi 98,89% pada akhir  2019. [*]

sumber:sindo

News Feed