by

Corona Makin Ganas, Warga Batam Positif Corona Bertambah 13 Orang, 1 Balita Meninggal Dunia

BATAM (HK) – Penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Batam saat makin ganas, menyusul hari ini, Selasa (19/5/2020) sebanyak 13 orang warga dinyatakan posktif. salah satu diantaranya adalah seorang balita perempuan meninggal dunia.

Hal ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh tim analis BTKLPP Batam, setelah tracing closes contact yang terus berlangsung dari cluster terkonfirmasi positif nomor 32 dan 35 yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

“Terkonfirmasi positif Covid-19 pada kasus ini 13 orang, terdiri atas 8 orang perempuan dan 5 orang laki-laki Warga Kota Batam,” tulis Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, yang juga Walikota Batam, Muhammad Rudi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/5/2020) malam.

Rudi menjelaskan, adapun 13 warga Batam yang positif itu ialah pertama, seorang laki-laki berinisial J (39 tahun). Dia karyawan, beralamat di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, yakni merupakan kasus baru Covid-19 nomor 66 di Kota Batam.

Dia adalah menantu dari kasus terkonfirmasi nomor 44 dan paman dari kasus terkonfirmasi nomor 48 yang saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 RSUD Embung Fatimah Kota Batam.

Kedua, perempuan berinisial KN (30 tahun). Dia Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di kawasan
perumahan Bengkong Kelurahan Sadai Kecamatan Bengkong, merupakan kasus baru Covid-19 nomor. 67 di Kota Batam.

Yang bersangkutan adalah istri dari terkonfirmasi positif nomor 53 yang saat ini masih dalam perawatan ruang isolasi rumah sakit rujukan Covid-19 RSKI Covid-19 Galang.

Ketiga, laki-laki berinisial MI (49 tahun). Dia Montir Bengkel, beralamat di kawasan perumahan
kampung Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batu Ampar, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 68 di Kota Batam.

Dia juga memiliki usaha warung sembako yang dikelola bersama istrinya dan menerima titipan penjualan makanan ringan atau snack dari para tetangganya.

Dimana salah satu yang menitipkan penjualan makanan ringan adalah kasus terkonfirmasi positif nomor 50 yang memiliki kaitan erat dengan cluster kasus jama’ah tablig terkonfirmasi positif nomor 35, WNA India yang telah meninggal dunia.

Keempat, perempuan berinisial NS (44 tahun). Dia Wiraswasta, beralamat di kawasan perumahan kampung Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batu Ampar, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 69 di Kota Batam.

Dia memiliki usaha warung sembako yang dikelola bersama suaminya terkonfirmasi positif nomor 68, dan sering bertemu atau closes contact dengan terkonfirmasi positif nomor 50 dalam menerima titipan penjualan makanan ringan setiap harinya.

Kelima, laki-laki berinisial RK (26 tahun). Dia Security, beralamat di kawasan perumahan kampung Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batu Ampar, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 70 di Kota Batam.

Dia merupakan abang kandung dari kasus
terkonfirmasi nomor 46 dan keponakan dari kasus terkonfirmasi nomor 50.

Keenam, anak remaja perempuan berinisial NE (14 tahun). Dia pelajar, beralamat di kawasan
perumahan kampung Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batu Ampar, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 71 di Kota Batam.

Yang bersangkutan sebelumya sering berkunjung kerumah temannya yang saat ini telah ditetapkan sebagai terkonfirmasi positif, dimana temannya tersebut memiliki closes contact dengan kasus terkonfirmasi positif nomor 50 untuk membeli makanan ringan donat.

Ketujuh, perempuan berinisial NS (32 tahun). Dia Ibu Rumah Tangga (IRT), beralamat di kawasan
perumahan kampung Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batu Ampar, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 72 di Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan istri dari kasus terkonfirmasi nomor 70 yang juga merupakan kakak ipar kasus terkonfirmasi nomor 46 serta keponakan kasus terkonfirmasi nomor 50.

Delapan, Seorang anak perempuan berinisial PDS (6 tahun). Yakni dia siswa TK, beralamat di kawasan perumahan kampung Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batu Ampar, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 73 di Kota Batam.

Yang bersangkutan mengatakan bahwa pada saat sebelum masuk bulan Ramadhan sering bertemu dengan terkonfirmasi positif nomor 50 untuk membeli kue donat.

Sembilan, perempuan berinisial Y (64 tahun). Dia tidak bekerja, beralamat di kawasan perumahan kampung Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batu Ampar, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 74 di Kota Batam.

Pada saat sebelum masuk bulan Ramadhan sering bertemu dengan terkonfirmasi positif nomor 50 untuk membeli kue donat.

Sepuluh, laki-laki berinisial IBS (34 tahun). Dia Karyawan, beralamat di kawasan perumahan
kampung Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batu Ampar, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 75 di Kota Batam.

Dia pada 5 Mei 2020 pernah closes contact dengan terkonfirmasi nomor 46 pada saat sama-sama makan bakso diwilayah tempat tinggalnya tersebut.

Sebelas, laki-laki berinisial A (34 tahun), karyawan, beralamat di kawasan perumahan Tanjung
Uncang Kelurahan Tanjung Uncang Kecamatan Batu Aji, merupakan kasus baru Covid-19 nomor 76 di Kota Batam.

Pada 15 Mei 2020 dia datang berobat ke IGD RSUD Embung Fatimah Batam dengan sudah merasa demam sejak tiga hari sebelumnya yang disertai sedikit sesak nafas dan badannya terasa lemas.

Tiga minggu sebelumnya yang bersangkutan juga telah mengalami keluhan batuk kering yang belum sembuh hingga saat ini.

Dua belas, seorang balita perempuan berinisial VS (2 tahun), beralamat di kawasan perumahan Tembesi Kelurahan Tembesi Kecamatan Sagulung, dia merupakan kasus baru Covid-19 nomor 77 di Kota Batam.

Dia pada 15 Mei 2020 dibawa oleh orang tuanya datang berobat ke IGD RSUD Embung Fatimah Batam dengan kondisi tidak ada respon atau tidak menangis sejak pagi hari.

Menurut orang tuanya anak tersebut sudah mengalami demam sejak lima hari sebelumnya yang disertai BAB cair dan berlendir dan ditemukan benjolan dibawah lehernya.

Pada 17 Mei 2020 sekira pukul 13.30 WIB yang bersangkutan mengalami kondisi pemburukan,
dan untuk mengatasi kondisi tersebut dokter telah berusaha melakukan tindakan upaya pertolongan yang maksimal namun sekira pukul 18.30 WIB yang bersangkutan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Tiga belas, seorang anak perempuan berinisial IS (9 tahun). Dia pelajar SD, beralamat di kawasan perumahan kampung Seraya Kelurahan Seraya Kecamatan Batu Ampar, yakni merupakan kasus baru Covid-19 nomor 78 di Kota Batam.

Yang bersangkutan merupakan kakak kandung dari terkonfirmasi positif nomor 73, yang pada saat sebelum masuk bulan Ramadhan juga sering bertemu dengan terkonfirmasi positif nomor 50 untuk membeli kue donat.

“Saat ini semua pasien terkonfirmasi positif tersebut telah dilakukan perawatan isolasi atau karantina guna penanganan kesehatannya di rumah di Batam dan juga di rumah sakit rujukan RSKI Covid-19 Galang. Total positif Corona di Batam sudah 78 orang,” pungkasnya. (dam)

News Feed