by

Ini Hasil Rapid Test Terhadap 695 Orang di Karimun

Karimun (HK)-Selama pandemi covid-19 di Karimun, warga yang sudah menjalani rapid test hingga Sabtu (16/5/2020) sebanyak 695 orang. Dari jumlah itu, 683 dinyatakan non reaktif, sementara 12 orang reaktif covid-19. Rinciannya 7 orang PDP, 4 OTG dan 1 ODP.Terjadi penambahan 43 orang selama 24 jam terakhir. Padahal, data satu hari sebelumnya hanya 652 orang.

Dari 695 orang yang menjalani tes cepat itu diantaranya tenaga kesehatan, pasien dalam pengawasan (PDP), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG). Kemudian, warga Karimun yang pulang dari Malaysia, penumpang kapal KM Kelud dari Jakarta, warga yang datang dari Riau maupun Jakarta atau daerah yang masuk dalam zona merah yang memiliki gejala.

“PDP di Karimun sebanyak 22 orang. Semuanya sudah selesai pengawasan dan tak ada lagi yang menjalani proses pengawasan di rumah sakit,” ujar juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Wabah Covid-19 Kabupaten Karimun yang juga Kepala Dinas Kesehatan Karimun, Rachmadi, Sabtu (16/5/2020).

Dikatakan, jumlah pasien positif corona sebanyak 5 orang. Sebanyak 4 pasien sudah dinyatakan sembuh. Hanya bersisa 1 orang pasien yang saat ini menjalani perawatan di RSUD M Sani, Karimun.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal sebanyak 3 orang, ketiganya dinyatakan negatif terpapar virus corona setelah hasil tes PCR mereka keluar dari laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP). Ketiga jenaah juga sudah dimakamkan di tempat asal masing-masing.

Warga Karimun yang masuk dalam Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga hari ini sebanyak 280 orang. Dari jumlah itu, yang selesai pemantauan sudah 278 orang, hanya bersisa 2 orang saja yang masih dalam proses pemantauan. Keduanya berada di Kecamatan Moro.

Dikatakan, untuk penanganan pasien, Pemkab Karimun telah menyiapkan 13 unit Puskesmas, 2 unit rumah sakit dan 1 unit rumah sakit rujukan. (ham)

News Feed