by

Tahukah Kisah Penghuni Langit yang Hidup di Bumi?

Ibu memiliki posisi yang sangat mulia dalam Islam. Oleh karena itu setiap anak diwajibkan berbakti kepadanya. Seorang anak tidak boleh membantah ibu, jika melakukannya maka dosa yang didapat.

Berbakti kepada ibu sudah dicontohkan oleh umat Muslim terdahulu. Bahkan orang yang berbakti kepada yang melahirkan kita tersebut, berarti berbakti kepada agama dan otomatis berbakti kepada Allah.

Berbicara tentang memuliakan ibu, mari belajar kepada Uwais al-Qarni yang merupakan seorang pemuda miskin yang tinggal di pinggiran Yaman.

Dikutip dari laman Jatman pada Jumat (8/5/2020), Uwais al-Qarni bukan siapa-siapa, tak ada orang yang mengenalnya, bahkan namanya pun tak pernah dikenal. Namun ia pernah disebut oleh Rasulullah SAW sebagai pemuda yang dikagumi di langit.

Apa sebab? Uwais amat patuh dan menghormati ibunya yang lumpuh. Suatu waktu, Uwais meminta izin kepada sang ibu untuk pergi ke Madinah berjumpa dengan Rasulullah SAW. Sang ibunya memberinya izin, tapi dengan syarat untuk cepat pulang karena dirinya merasa sakit-sakitan.

Sesampainya di Madinah, Uwais tidak mendapati Rasulullah karena sedang memimpin peperangan. Meski rindunya amat besar terhadap Rasulullah, Uwais lekas pulang demi ibunya. Ia hanya menitip pesan kepada Siti Aisyah ra.

Kali lain, sang ibu meminta Uwais untuk mengantarkannya pergi haji padahal mereka adalah keluarga miskin. Uwais tak menolak, dengan sekuat tenaga ia menggendong ibunya yang lumpuh itu berziarah ke Baitullah.

Meski belum pernah bertemu muka, Rasulullah SAW seperti sudah mengenal betul pemuda miskin itu, ia memuji Uwais dengan mengatakan kepada para Sahabat yang lain, “Suatu ketika, apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah doa dan istighfarnya. Dia adalah penghuni langit, bukan orang bumi,” (HR. Ahmad).

Bakti yang tulus ikhlas kepada ibunda membuat nama Uwais Al-Qarni terkenal di langit, meski di bumi ia bukan siapa-siapa. *

(sumber: okezone.com)

News Feed