by

Tak Pakai Masker dan Helm, Pengendara Disanksi Push Up

Bintan (HK) – Baru selesai persiapan apel pembagian masker, Kanit Intelkam Polsek Bintan Timur dan jajaran TNI mendapati seorang pengendara sepeda motor yang melintas didepan Mako Polsek Bintan Timur tak mengenakan masker dan helm.

Alhasil, pengendara tersebut diberhentikan petugas. Pengendara itu dipakaikan masker kain oleh petugas serta dihimbau agar memakai helm. Namun, sebelum diperbolehkan pergi, sang pengendara itu diberikan sanksi berupa push up.

“Kamu turun (dari motor), push up dulu,” ujar Ngatno.

Secara serentak, hari ini Kamis (16/4) pagi jajaran Polres Bintan dan TNI membagikan masker kain gratis kepada warga. Kegiatan dipecah ketiga wilayah, Bintan bagian timur, tengah dan utara.

Aksi kepedulian ini sengaj digagas Toko Nusantara Group dengan menggandeng kepolisian, TNI, Satpol dan tenaga medis. Ia menilai, masker memiliki peranan penting dalam mencegah penularan virus corona.

“Ya ini melindungi wajah kita agar terhindar dari paparan COVID-19. Selain itu rajin-rajin cuci tangan,” ungkap Elen, pemilik Toko Nusantara Group di Kijang.

Ia menyebutkan, ada 1.000 masker yang didistribusikan untuk masyarakat Bintan. Elen berharap, masker yang diberikan dipakai saat beraktifitas diluar rumah.

“Bisa dicuci, masker ini sengaja didesain agar bisa lebih safety disisipkan tisu pada bagian masker. Jadi bisa setia hari (tisu) diganti dan maskernya bisa dicuci,” ujarnya.

Pembagian masker diwilayah Pasar Berdikari Kijang itu disambut antusias warga. Bahkan, warga rela menunggu dari kejauhan agar bisa mendapatkan masker gratis itu.

“Ya masker sekarang kan lumayan mahal. Bersyukur ada yang ngasih gratis,” kata Budiman, salah seorang warga. (oxy)

News Feed